Polisi Janji Tangkap Pelaku Penganiayaan Warga Rabadompu

Kota Bima, Kahaba.- Anggota DRPD Kota Bima lintas Komisi Kamis (8/10) menggelar pertemuan dengan Polres Bima Kota, guna mempertanyakan langkah hukum Polisi soal penganiayaan dua warga Rabadompu Timur oleh buruh di Pelabuhan Bima, beberapa waktu lalu. (Baca. Warga Rabadompu Timur Bentrok dengan Polisi)

Warga Rabadompu Timur saat bentrok dengan aparat. Foto: Bin

Warga Rabadompu Timur saat bentrok dengan aparat. Foto: Bin

Wakil ketua Komisi I DPRD Kota Bima, Taufikurrahman mengatakan, hasil pertemuan dengan Kapolres Bima Kota dan jajarannya itu, Polisi mengaku sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, baik yang ada di Pelabuhan Bima saat kejadian, maupun warga Kelurahan Rabadompu Timur.

“Menurut pengakuan Kapolres, hasil pemeriksaan belum mengarah ke pelaku. Namun baru satu saksi yang menjelaskan mengenai ciri ciri pelaku,” ujarnya.

Untuk terus menelusuri siapa pelaku pemukulan tersebut, kata dia, pihak mandor di Pelabuhan Bima juga sudah dipanggil, hanya saja mandor yang dimaksud belum memenuhi panggilan karena sakit. “Pemanggilan Mandor penting, untuk memastikan pelaku penganiayaan tersebut buruh Pelabuhan Bima atau tidak,” tuturnya.

Duta PDIP itu melanjutkan, saat hearing tersebut Polisi berjanji akan mengungkap dan menangkap pelaku tersebut, hanya saja untuk melakukannya butuh waktu. “Untuk itu kita minta warga Rabadompu Timur bersabar, kita berikan waktu kepada Polisi untuk bekerja. Kami juga tetap akan terus mempertanyakan sejauh mana progres perkembangan penanganannya,” tambah pria yang biasa di sapa Dicko.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *