Proyek Laboratorium Diindikasi Bermasalah, Kadis Dikpora Dipanggil Jaksa

Kabupaten Bima, Kahaba.- Dugaan korupsi di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bima kembali mencuat. Kali ini dalam kasus berbeda, yakni proyek pembangunan Laboratorium yang menelan anggaran Rp 1,1 Miliar.

Kasi Pidsus Kejari Raba Bima, Dipo Iqbal, SH. Foto: Teta

Kasi Pidsus Kejari Raba Bima, Dipo Iqbal, SH. Foto: Teta

Saat ini, proyek bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2014 mulai ditangani Kejaksaan Negeri Raba Bima. Bahkan Kepala Dinas Dikpora setempat, Tajuudin sudah dipanggil untuk dimintai klarifikasi.

“Penyelidikan proyek pembangunan laboratorium di beberapa sekolah tingkat SMP dan SMA ini masih dalam tahap klarifikasi. Kita sudah minta keterangan Kepala Dinasnya,” Kajari Raba Bima melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Dipo Iqbal, Kamis (8/10).

Diakui Iqbal, selain Kadis, Penyidik Kejaksaan juga telah meminta keterangan beberapa pejabat Lingkup Dinas Dikpora. Diantaranya, Kabid Dikmen, Amiruddin dan beberapa pihak lainnya.

Untuk menelusuri dugaan korupsi kasus ini, pihaknya berencana akan meminta dokumen proyek. Kemudian dilanjutkan dengan cek fisik bangunan laboratorium di lapangan.

Untuk sementara, kata dia, Kejaksaan belum bisa menyimpulkan apakah mengarah ke indikasi korupsi atau tidak karena masih penyelidikan. “Kemungkinan kasus ini akan kita tingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan kalau alat buktinya mendukung,” tuturnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *