Iwan Fals Bikin Syair Buat Titto, Pedagang Bakso di Bima

Kota Bima, Kahaba.- Beruntung bagi Titto, warga asal Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah yang sekarang mencari nafkah menjual Mie Ayam dan Bakso di Kota Bima. Selain tempat jualannya didatangi Legenda Musik Indonesia Iwan Fals dan kru 25 September 2015 lalu, kisah pria yang punya nama asli Aris itu juga dituangkan Iwan Fals dalam syair lagu.

Iwan Fals dan Titto ditempat jualan Titto di Kota Bima.

Iwan Fals dan Titto ditempat jualan Titto di Kota Bima.

Iwan Fals mengunggah kicauannya lewat twitter untuk Titto pada tanggal 11 Oktober 2015. ”Oh ya ini janji sy ttg tukang bakso itu” kata orang tua Raya Rambu Rabbani itu. Syair itu berjudul “Bakso Titto”

Di dalam syair itu Iwan Fals menulis sejarah singkat tentang Titto yang sudah melanglangbuana dan terakhir mengadu nasib di daerah yang sering disebutnya Negeri 12 Matahari. Iwan Fals juga memuji kebaikan hati Umi – pemilik lahan yang mengikhlaskan lahannya seharga Rp 2,5 Miliar untuk tempat jualan Titto – asal syaratnya Sembahyang jangan ditinggal.

Diakhir Syairnya, pelantun Lagu Bongkar itu menulis, Padahal Titto Bukan Orang Bima, Ia Dari Wonogiri, Anaknya Mau Dibawa Kesini, ke Dana Mbojo Yang Baik Hati, Tanah Bima Tanah Raja Raja, Yang Menggemparkan Dunia dengan Tamboranya.

Twitter Iwan Fals

Twitter Iwan Fals

Titto yang disambangi kahaba.net di tempat jualannya dan ditunjukkan syair itu nampak terdiam dan membaca berulang ulang syair lagu tersebut. Bersama istrinya Retno, raut wajah keduanya terlihat serius menyimak dan membaca syair tersebut. “Ini benar tulisannya buat saya?,” tanya Titto dengan wajah kebingungan.

Dia mengaku, jika benar syair itu untuknya, ia merasa terharu dan bangga. Tidak terbayangkan kedatangan Iwan Fals dan kru mencicipi masakannya, sampai harus membuatkan syair sejarah singkat dirinya.

Kata orang tua Anggita itu, ia tidak percaya jika 10 orang yang datang Makan Mie Ayam Bakso ditempatnya waktu itu, Iwan Fals. Awalnya empat orang turun dari mobil, menyusul enam orang juga turun dari mobil yang berbeda. Setelah semua duduk dan pesan Mie Ayam Bakso, baru dirinya tahu ada Bang Iwan.

“Terus terang saya kaget, deg-degan dan tidak percaya. Beberapa menit kemudian kita saling ngobrol dan bercanda, bang Iwan bertanya tentang saya, kurang lebih satu jam kami bersama. Saat itu juga bukan hanya kru nya yang minta nambah makan, Bang Iwan juga makannya dua porsi,” tutur pria yang mulai membuka usahanya awal Bulan Ramadan Tahun ini.

Iwan Fals dan Kru saat makan Bakso Titto di Kota Bima

Iwan Fals dan Kru saat makan Bakso Titto di Kota Bima

Diakui Titto, kedatangan Iwan Fals seolah menjadi berkah bagi usahanya. Dagangannya jarang ada yang tersisa, terutama Mie Ayam Bakso. Bahkan kalau sudah tutup sekitar pukul 22.00 Wita, beberapa kali orang datang dan bilang ingin makan Mie Ayam Bakso Bang Iwan Fals.

“Tiga Foto bersama Bang Iwan juga sudah saya pajang di tempat jualan. Kadang ada yang kaget ngeliatnya, ada juga yang terharu dan bertanya ko’ bisa Bang Iwan datang makan ditempat yang sederhana ini,” tambahnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *