Hingga Hari Ini, 4 Kampus di Bima Masih Non Aktif

Kabupaten Bima, Kahaba.- Hingga hari ini Selasa tanggal 13 Oktober 2015 Pukul 13.00 WIB, posisi kampus berstatus Non Aktif diseluruh Indonesia telah berkurang menjadi 221 kampus dari sebelumnya 243 kampus. (Baca. Empat Kampus di Bima Dinonaktifkan)

Ilustrasi

Ilustrasi

Dari jumlah itu, empat Perguruan Tinggi Swasta (PTS) asal Bima belum juga berubah status alias masih pada posisi kampus Non Aktif. Keempat kampus tersebut yakni STT Bima, STAI Abdul Kahir Bima, STIKES Yahya Bima dan ATB. (Baca, Dinonaktifkan, Ketua Stikes Yahya Berikan Klarifikasi)

Informasi perkembangan terbaru posisi kampus Non Aktif itu kembali dirilis website resmi Kopertis XII di alamat http://www.kopertis12.or.id/ mengacu dari sumber PDDikti http://forlap.dikti.go.id/perguruantinggi.

Dari data itu, sebanyak 12 kampus sudah kembali diaktifkan karena telah melengkapi kekurangan. Rinciannya yakni 6 PTS dan 6 STAI. Sedangkan kampus yang resmi dihentikan operasinya atau dihapus sejumlah 11 kampus dan di Non Aktifkan lagi 1 kampus.

Kampus yang sudah diaktifkan tandanya sudah selesai menjalani pembinaan Dikti, sudah memiliki hak untuk menikmati layanan Dikti, sudah dibenarkan menerima mahasiswa baru di tahun akademi mendatang, sudah bisa wisuda terhitung sejak diaktifkan, dan lulusannya sudah tidak ada kendala untuk mengikuti seleksi CPNS 2016.

Kopertis setempat memberikan catatan bahwa jumlah kampus Non Aktif itu merupakan angka dinamis. Setiap detik bisa berubah sesuai dengan kondisi PTS. Kalau sudah siap dibina oleh Dikti maka tak bermasalah lagi dan statusnya bisa berubah.

Misalnya di Tanggal 29 September 2015 malam saja ada satu akademi di Kopertis IX keluar dari daftar Non Aktif. Dan hingga saat ini terus berkurang menjadi 221 kampus.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *