TPQ, Ujung Tombak Pembinaan Ahlak

Kabupaten Bima, Kahaba.- Anggota DRPD Kabupaten Bima, Yasin berpendapat, bahwa Tempat Pengajian Qur’an (TPQ) di semua desa dan lingkungan di Kabupaten Bima bisa menjadi ujung tombak pembinaan ahlak dan moral anak.

Anggota DRPD Kabupaten Bima, Yasin. Foto: Ady

Anggota DRPD Kabupaten Bima, Yasin. Foto: Ady

Pandangan itu disampaikan Duta Partai Gerindra ini menyikapi maraknya kasus amoral melibatkan remaja dan generasi muda belakangan ini.

“Semua desa dan lingkungan saya yakin pasti ada TPQ. Saya berharap, TPQ tidak hanya sekedar tempat belajar mengaji tetapi bisa menjadi wadah efektif pembinaan ahlak anak di masyarakat,” kata Yasin kepada Kahaba.net, Sabtu (24/10) siang di Kantor DPRD setempat.

Selain itu, Yasin mendorong kepada Pemerintah Kabupaten Bima agar menjalankan Peraturan Daerah (Perda) tentang penyelenggaraan pendidikan yang digodok DPRD setahun lalu. Di dalam Perda inisiatif itu termuat sejumlah poin yang menitikberatkan pembinaan ahlak anak melalui lembaga pendidikan.

“Perda itu lahir untuk merespon keresahan masyarakat terkait degradasi moral. Salah satunya perhatian terhadap pendidikan ahlak anak di sekolah. Misalnya, pelaksanaan siraman rohani dan tilawah sebelum memulai pelajaran,” tuturnya.

Hanya saja kata dia, penerapan Perda itu masih terkendala petunjuk tehnis karena belum diterbitkannya Peraturan Bupati (Perbup). Padahal, Perda itu sudah lama ada dan menghabiskan anggaran daerah untuk membahasnya.

“Inilah yang kita harapkan kepada Eksekutif agar segera menerbitkan Perbup sehingga Perda yang dilahirkan DPRD bisa diterapkan,” ujar Anggota Komisi IV ini.

Yasin menambahkan, selain dua hal di atas penegakan hukum juga menjadi mutlak diperlukan. Tujuannya untuk memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan. Misalnya, kepada predator anak, kepada pengedar video mesum dan kepada pelaku kejahatan tindak asusila.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *