DINDA Paparkan Konsep Bima RAMAH

Kabupaten Bima, Kahaba.- Meski menjadi satu-satunya keterwakilan perempuan, tidak membuat Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima, Hj. Indah Damayanti Putri-Dahlan M. Noer (DINDA) ciut dalam debat terbuka antar Paslon, Senin (26/10).

Pasangan DINDA saat berada di acara Debat Calon. Foto: Muhammad Akhwan Qusairi

Pasangan DINDA saat berada di acara Debat Calon. Foto: Muhammad Akhwan Qusairi

Dalam debat yang digelar KPU Kabupaten Bima di Gedung DPRD itu, DINDA tampil diplomatis melawan tiga Paslon lain dari kaum adam. Paslon Nomor Urut 4 ini bahkan menawarkan visi berbeda dengan Paslon lain.

Visi itu dikonsepkan dengan singkatan Bima RAMAH. Sebuah konsep yang mempertegas keramahan Hj Indah Damayanti Putri (IDP) untuk mengelola Kabupaten Bima lima tahun kedepan. RAMAH yang dimaksud yakni Religius, Aman, Makmur, dan Handal.

Menurut IDP dalam pemaparannya, Bima yang sudah terlanjur mendapat stigma sebagai zona merah harus dirubah. Ia yakin, lewat tangan dingin seorang perempuan, lewat keramahtamahan, kerja keras dan dukungan semua komponen masyarat stigma itu bisa perlahan dihapus dan dikembalikan sebagai daerah kebanggaan.

Makna dari Religius jelasnya, yakni Paslon DINDA berkomitmen mewujudkan masyarakat Kabupaten Bima yang beriman dan bertaqwa kepada Allah, istiqomah menjalankan syariat Islam, berikhtiar dijalan yang benar, dan berupaya membangun karakter Islami dalam bermasyarakat.

Kemudian Aman, yakni tidak hanya bagi masyarakat di Kabupaten Bima tetapi bagaimana pihaknya mampu memberikan rasa aman bagi tamu yang datang menanamkan investasi di Bima. Sehingga bisa membuka lapangan kerja seluas mungkin bagi masyarakat.

“Tentunya, menegakkan keamanan dan mengamankan proses dan hasil pembangunan, serta kita bersama-sama menegakkan supremasi hukum,” urainya.

Selanjutnya Makmur, yakni bagaimana kedepan pihaknya berkomitmen membangun ekonomi kreatif, inovatif dan kompetitif dan memanfaatkan potensi yang ada untuk menciptakan masyarakat yang makmur dan berkeadilan sosial dalam menyejaterakan masyarakat Bima secara luas.

Terakhir Handal, sambungnya, bila terpilih nanti, pihaknya ingin menciptakan birokrasi dan tenaga yang handal yang mampu memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada seluruh lapisan masyarakat. Mampu bekerja secara amanah, mampu memenuhi harapan masyarakat sehingga bisa mewujudkan Kabupaten Bima yang cerdas, sehat dan Islami.

Dari visi itu kata Istri Mantan Bupati Bima, Almarhum H Ferry Zulkarnain ini menyadari masih jauh dari kesempurnaan. “Oleh karena itu, dihadapan para panelis dan seluruh masyarakat kami harapkan adanya kritikan membangun. Apabila kita terpilih harapan besar kami bisa membawa perubahan berarti bagi dou labo dana Mbojo,” tandasnya.

Pada segmen terakhir, IDP kembali mempertegas visi tersebut. Ia berharap, kehadiran pemimpin yang mengerti metode dan cara memakmurkan masyarakat dengan cara sederhana yang mudah dimengerti serta mampu membebaskan masyarakat dari kemiskinan dapat membawa perubahan lebih baik bagi Kabupaten Bima.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *