Diduga, Bolly Mart Tipu Konsumen dengan Ucapan Terimakasih

Kota Bima, Kahaba.- Cara kasir Bolly Mart di Kelurahan Sadia mengembalikan sisa uang dengan ucapan terimakasih mendapat reaksi dari konsumen. Kesal dengan cara yang dinilai merugikan, konsumen meluapkan kemarahannya di Media Sosial Facebook miliknya.

Bolly Mart di Kelurahan Sadia. Foto: Bin

Bolly Mart di Kelurahan Sadia. Foto: Bin

Akun dengan nama Facebook NaZmi Mimie sepertinya benar – benar gerah dengan cara yang dilakukan Kasir Minimarket tersebut. Dalam statusnya ia mengaku sempat omelin kasirnya karena sisa uangnya hanya dikembalikan dengan ucapan terimakasi.

“Abis omelin kasir sebuah “mini market” yang makin hari makin se’enak udel (apalah istilah yg cocok), kalo sebelomnya sy pernah keki bgt di stp belanja susuk yg pecahan dibawah srebu sll di susuk permen, nah skrg malah ga nyusuk sm skali.. Hnya kata trima kasih… Aje gile… Kasirskate-kate: trimakasih,” tulisnya.

Mendengar hanya ucapan terimakasih, ia seperti tidak terima. “Gwkeki: trimakasih? Susuknya mana? Dlm waktu 3 jam sy dah dua kali kesini. Kalo di gabungin dapet beng2 lho susuknya… Kasi permen kek kalo ga ada receh, ga bole gt donk, kalo ga ada yg disusuk mboknya permisi,bunyi kek ato apa kek gt, ga boleh maen makasi aja (ngerocos tnp koma, pen ngungkit ga takut dosa apa ga,palingan juga ga paham jugak),” gerutunya dalam tulisan tersebut.

Dalam tulisan itu NaZmi Mimie mengatakan “Kasir skate-kate : (cengengesan) permennya abis mb..
Gwyangmakinkeki: lhaa itu bukan permen ya mas.. Satu rak lho itu (nunjukin rak permen)
KasirAjeGile: (nyuruh temenya ngambil)…Iya mb (cengengesan),”

Status geramnya pun mendapat tanggapan yang beragam. Uny Chuby misalnya, ia menanggapi “yg punya mini market itu ada akunx gak yaaahhh… pengen protes keras about this case… sering gw jg mah,” tulisnya.

Sri Astuti H juga masuk dan memberi komentar “undang2 nya ud jelas kok say….seberapa pun kembalian, ya harus kembali uang bukan permen. nah, dibima mash banyak yg ngasih permen, lebaran lalu…,adu mulut juga ama kasir sono, enak aja kembaliin permen. bukan masalah seberapa permennya, tp hak kita sbg konsumen yg di acuhkan,” ucapnya dalam tulisan.

Pemilik Akun bernama Dedon Rahman Sani pun ikut menulis dengan kelakar. “besok belinya pake permen kembalian itu..” katanya.

Status Konsumen menyorot Bolly Mart di FB

Status Konsumen menyorot Bolly Mart di FB

Zerlina Ulayya, yang juga turun berkomentar menulis “Perna kejadian juga,,,blnja pertama,,400 di susukin permen,,,nyampe parkiran,,lupah beli sabun,,harganya 3300 g slah,,aku ngasih duid 300 plus permen,,mrka g trima,,,kayanya pembayaran menggunakan uang bkn permen,,,mau cencee,,,liat yang antrii,,,jdi urung dee,,,dlm ati kalo kata org jawa “mbededeek”.

Kahaba.net yang juga disebutkan dalam percakapan itu pun diminta untuk memberitakan masalah tersebut. Keesokan harinya, Rabu (28/10) kasir Bolly Mart di Kelurahan Sadia yang dimintai keterangan soal keluhan tersebut menyarankan untuk bicara langsung dengan pemiliknya.

“Kalau hanya ucapan terimakasih itu tidak bisa, biasanya kita kembalian pakai permen,” ujar pemilik Bolly Mart dr. Hadon, via celuller.

Mendengar adanya pengembalian hanya dengan ucapan terimakasih oleh kasirnya, ia pun mengaku akan melakukan briefing kepada stafnya. “Padahal kita sudah melakukan breafing,” katanya.

Ditanya soal berapa besar jumlah uang baru bisa dilakukan pengembalian menggunakan permen, Hadon menjelaskan tidak ada aturan baku soal pengembalian, tapi tergantung kesepakatan antara konsumen dan kasir, apakah mau dikembalikan menggunakan uang atau tidak.

Obrolan kemudian terhenti, karena pemilik Bolly mematikan hanphone nya setelah mengetahui jika percakapan dicatat oleh Kahaba.net. “Oo jadi anda mencatat,” katanya kemudian mematikan HP nya. (Baca. Melanggar Perlindungan Konsumen, Bolly Mart Akan Ditindak)

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. kalman

    Beli susu anak aja susah,apalagi ngurus org lain.klu sifat mengurusin org lain.hanya karena sensai dan perut.adalah : tanda ” org itu.akan selalu susah dan tdk akan kekal hidup selamax.

  2. dion

    Oknum Anggota dewan yg komen: hanya basa basi aja tuuuh.pingi cari popularitas ya,jgn hanya ada berita komen ,harus x ,sdh lama dibahas .bgmn . Bgmn…., dibahas juga rakyat yg membangun rmh/ toko/ dan atau gudang. ada IMB x atau tdk.spy tdk membangun diatas irigasi/lapa.atau pekarangan org lain.kmd.toko – toko apakah sdh ada SIUP/TDP x atau tidak.contoh x di jl mande sadia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *