Penjaga SMPN 1 Sape Dipecat Sepihak

Kabupaten Bima, Kahaba.- Dengan raut wajah tertunduk lesu dan memelas, Penjaga SMP Negeri 1 Sape, Muhdar, Rabu (28/10) siang mendatangi ruangan Komisi IV DPRD Kabupaten Bima. Lelaki 34 tahun ini datang didampingi pihak keluarga untuk mengadukan nasibnya kepada Anggota Dewan.

Muhdar (tengah) Penjaga SMPN 1 Sape saat mengadukan nasibnya di Komisi IV DPRD Kab Bima didampingi pihak keluarga. Foto: Ady

Muhdar (tengah) Penjaga SMPN 1 Sape saat mengadukan nasibnya di Komisi IV DPRD Kab Bima didampingi pihak keluarga. Foto: Ady

Bapak dua anak ini mengaku, telah dipecat secara sepihak Kepala SMPN 1 Sape sejak Tanggal 5 Oktober 2015. Alasan pemecatan itu dinilai tanpa dasar dan bahkan tidak tertuang dalam surat. Kepala Sekolah hanya menyampaikan alasan lisan, bahwa Ia dituding bertanggungjawab terhadap hilangnya brankas di ruang kerjanya Tanggl 29 September 2015 lalu.

Tudingan itu secara tegas telah diklarifikasi Muhdar. Saat kejadian Ia sedang tidak piket malam tetapi memang melihat ada orang mencurigakan di luar ruangan Kepala Sekolah. Satu orang berada di dalam ruangan dan satu orang lagi menunggu di luar pagar sekolah.

“Pas saya mendengar suara jendela yang dibongkar, saya sempat menegur lalu mereka lari dan saya kejar. Mereka meloncati pagar sekolah. Berawal dari kejadian itu, Kepala Sekolah melaporkan saya ke pihak Kepolisian,” tuturnya di ruang Komisi IV.

Kemudian Kepala Sekolah lanjutnya, mengeluarkan surat pemecatan Tanggal 05 Oktober 2015 disusul surat teguran dua kali meminta agar dirinya tidak tinggal lagi di halaman sekolah. Namun, keputusan itu enggan diterimanya mengingat Ia mengabdi sebagai penjaga sekolah sudah 11 tahun, yakni sejak Tahun 2004 lalu. Selain itu, namanya juga sudah masuk dalam daftar CPNSD Kategori II (K2).

Apalagi, Ia punya tanggungan seorang istri dan dua orang anak dengan gaji honorer Rp600 ribu perbulan. Untuk mencukupi kebutuhan hidup dan membiayai sekolah anak, terpaksa membuka kantin sekaligus tinggal di halaman sekolah. Ia tidak pernah melalaikan tugas seperti apa yang dituduhkan karena tinggal di halaman sekolah dengan tugas tidak terbatas selama 24 jam.

“Sebagai pegawai kecil yang tidak berdaya, saya sangat mengharapkan bantuan Bapak Bupati Bima dan Anggota Dewan untuk memberikan perlindungan kepada saya supaya Kepala SMPN 1 Sape mencabut kembali surat pemecatannya,” harap Muhdar.

Sura pengaduan itu mengenai nasib yang dialaminya telah Ia sampaikan kepada Bupati Bima ditembuskan kepada sejumlah pihak terkait dengan harapan agar mendapatkan perhatian.

Sektretaris Komisi IV, M Karman mengaku, akan segera menindaklanjuti laporan pengaduan Muhdar dengan membahasnya ditingkat Komisi. Ia juga berencana akan turun lapangan dan mengundang SKPD tehnis meminta klarifikasi terhadap pemecatan sepihak tersebut.

“Kalau dilihat dari jenis suratnya, ini cacat hukum karena tidak memuat alasan mendasar. Muhdar juga sudah masuk CPNSD K2, jadi tidak bisa Kepala Sekolah asal maen pecat begitu,” sesalnya.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. nur

    Alaudin alayubi….hallooow km sebutin salah satu trekrekor kasusnya pak muhdar yg merugikan SMPN 1 SAPE…bknnya kepala sekolah yg udah KKN..yg udah masukin klrg nya semua..oh mau genapin 45 org sdra dan klrganya yg dr penjaga satpam,pegawai TU sampai guru diSMPN 1 SAPE YA…sbg alumni sy simpatik dgn keadaan guru2nya yg skrg curang…(bkn semua guru ya yg merasa aj)lempar batu sembunyi tangan …tgu aj km atau kpla sklh yg dipenjarakan

  2. aLAUDIN aLAYUBI

    Nur.. itu pemecatan sudah melalui komite guru di sekolah. dan sebagian besar setuju kalo muhdar itu dipecat. masalah masukin keluarga itu???. tapi selama itu masih sesuai dengan aturan apalagi mereka orangnya berkompeten dan tidak maling kayak lo wy not. atau jangan jangan kamu ga diterima di smp 1 ya nur.. hahaaaaa. kalo kamu mau tahu kesalahannya muhdar yang lainnya tanya aja di bos nya..
    ** Buah busuk dikeranjang memang harus dipisahkan dari buah yang segar yang lainya** Agar…???

    Tq… Saya juga Alumni SMP 1.. dan saya yakin Stiap kepala sekolah pasti menginginkan yang terbaik untuk sekolah yang dipimpinnya.. Sukses Selalu untuk SMP 1 Sape.

  3. aLAUDIN aLAYUBI

    lo bilang aja kasih kemptan saya bos… wkwkwkwkwkwkwkkkk…
    Tapi……. saya tak yakin ada yang lebih Pintar pandai dan gesit di smp 1 dari segi akademis di banding kepala sekolah sekarang..
    Ok. bro jaYa.heheeeee. by ( Alumni SMP 1 SAPE ).

    • lako

      org pntr blm tntu cerdas .. mng dy pintr d bdg akademisx tp dy tdk cerdasx dlm mngmbil ptusn. bkn pak muhdr yg akn d pnjra ttpl kelsekx yg akn mnikmti heruji besi krna suratx CACAT HUKUM. hahaha. . . qt lht prmainanx

  4. nur

    Alahudin km ngomong kaya org yahudi ya…heheee..komite guru yg mana…?guru yg diusung oleh klrg km…?yg berkompeten dr mn nya hehee…ud jelas2 yg piket mlm itu pihak klrg dr kpla sklh tsbt katanya hilang brangkas masuk akalmu ga pak guru klo brangkas yg berat itu dibawa sm maling 2 org…ud jelas2 pak muhdar dikambing hitamkan seolah2 dia yg maling brangkas..jgnkan brangkas mangga aja ga pernah dimalingin org sejujur dia…heheee..km kali yg nem nya dibawah rata2 jg didepak sm smp 1 lo…kasiaan hahaaa…jgn anggap buah yg busuk luarnya busuk pula dalamnya bung…justru yg diluarnya segar dalamnya busuk alias mbai…aneh kepala sekolah smp 1 KKN maunya klrg besarnya yg ad disitu biar ga ketauan org luar kebusukannya heheee..sukses buat SMPN 1 SAPE..smg kepala sklhnya cepat diproses cpt pula dipecatnya…

  5. nur

    Alahudin km ngomong kaya org yahudi ya…heheee..komite guru yg mana…?guru yg diusung oleh klrg km…?yg berkompeten dr mn nya hehee…ud jelas2 yg piket mlm itu pihak klrg dr kpla sklh tsbt katanya hilang brangkas masuk akalmu ga pak guru klo brangkas yg berat itu dibawa sm maling 2 org…ud jelas2 pak muhdar dikambing hitamkan seolah2 dia yg maling brangkas..jgnkan brangkas mangga aja ga pernah dimalingin org sejujur dia…heheee..km kali yg nem nya dibawah rata2 jg didepak sm smp 1 lo…kasiaan hahaaa…jgn anggap buah yg busuk luarnya busuk pula dalamnya bung…justru yg diluarnya segar dalamnya busuk alias mbai…sukses buat SMPN 1 SAPE..smg kepala sklhnya cepat diproses cpt pula dipecatnya…

  6. lako

    koko wio douma prnh sikat gigi k dambe.. hx org2 bdoh yg miskin akn hukum yg asl kmntar. bpk koki woi yg trhormat apkh anda bisa bc.?? steatment dr anggota dwn bhw tuh srt cacat hkm. aina loa tala mbuisipu nbora aka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *