Delay Dua Hari, Penumpang Garuda Ngamuk

Kabupaten Bima, Kahaba.- Abdullah, salah seorang penumpang Maskapai Penerbangan Garuda, Kamis (29/10) pagi mengamuk di areal chek in konter Garuda Bandara Sultan Muhammad Salahudin Bima.

Penumpang saat ngamuk di Bandara. Foto: Bin

Penumpang saat ngamuk di Bandara. Foto: Bin

Emosi Abdullah tak tertahan, lantaran sudah dua hari jadwal penerbangan Garuda delay alias ditunda tanpa kepastian. Pihak maskapai beralasan, penerbangan masih terganggu karena cuaca sedang tidak stabil. Informasinya, disebabkan karena jarak pandang berkurang akibat kabut asap.

Kepada wartawan, Abdullah mengaku kesal dan emosi pada petugas maskapai setempat. Masalahnya, sudah dua hari tugasnya tertunda karena karena gagal berangkat ke Mataram dan Jakarta. Ia menuding, pihak Garuda sengaja menunda penerbangan dengan alasan tidak logis. Sebab jadwal maskapai lain sama sekali tidak terganggu.

“Kita merasa dirugikan sebagai penumpang, bukan cuman soal uang tapi tugas penting kita tertunda. Pihak Garuda tidak becus dan tidak bertanggung jawab,” tudingnya.

Menurut dia, harusnya ada kompensasi dari pigak Garuda dengan penundaan selama dua hari itu. Karena mengacu dalam ketentuan, tiga jam tertunda harus dihitung kerugian penumpang. Apalagi, tidak hanya dirinya yang mengalami nasib serupa tapi ada puluhan penumpang Garuda lainnya menumpuk di Bandara.

Maskapai Garuda yang dimintai tanggapan di areal chek ini bandara setempat enggan berkomentar. Mereka hanya menyampaikan perhomonan maaf dan tersenyum tanpa menyebutkan identintas.

*Bin/Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *