Minta Dibubarkan, Yayasan Islam Serahkan Urusan ke PH

Kabupaten Bima, Kahaba.- Menjawab keinginan anggota DPRD Kabupaten Bima Muhidin dan Samaila agar Yayasan Islam Bima dibubarkan, karena tidak jelas fungsi, Ketua Yayasan Islam Bima H. Muhammad AR mengaku akan menyerahkan masalah tersebut ke Penasehat Hukum Yayasan. (Baca. Tak Jelas Fungsi, Dewan Minta Yayasan Islam Bima Dibubarkan)

Ketua Yayasan Islam Bima H. Muhammad AR. Foto: Bin

Ketua Yayasan Islam Bima H. Muhammad AR. Foto: Bin

“Saya belum bisa berkomentar banyak masalah itu. Nanti akan saya sampaikan dan konsultasi ke Penasehat Hukum (PH) Yayasan, biar PH yang akan memberikan klarifikasi dan kajian hukum terkait masalah tersebut,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Senin (2/11). (Baca. Kebobrokan Kelola Anggaran Pengurus Yayasan Islam Dibongkar)

Menurut dia, hak sebagai Wakil Rakyat Muhidin dan Samaila menyampaikan stateman seperti itu. Namun, pihaknya juga punya hak jawab, karena Yayasan Islam Bima memiliki dasar yang jelas soal penguasaan tanah. (Baca. Hasil Audit Ada Kerugian, Eks Pengurus Yayasan Islam Diminta Bertanggungjawab)

“Sebenarnya kita ini hanya terima estafet kepemimpinan yang lama, dan menjalankan tugas sesuai amanat,” tuturnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *