DINDA: Kami Siap Menang dan Kalah

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima, Hj. Indah Damayanti Putri-Dahlan M. Noer (DINDA) secara tegas mengungkapkan dihadapan ribuan massa pendukungnya di Kecamatan Sape, akan selalu siap menghadapi apa yang terjadi pada Pemilukada 9 Desember mendatang.

Pasangan DINDA saat memberikan sambutan di Sape. Foto: Ndaikaso Santuda Aby Hannah

Pasangan DINDA saat memberikan sambutan di Sape. Foto: Ndaikaso Santuda Aby Hannah

Kendati banyak orang yang berpolitik dan berani menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati. Namun, banyak juga orang yang tidak berani menerima kekalahan. “Saya dan pak Dahlan tidak hanya siap menang, tapi kami juga siap menerima kekalahan,” ungkap Hj. Indah Damayanti Putri Minggu (8/11) di Desa Naru Kecamatan Sape.

Menang atau kalah pada Pemilukada 9 Desember, menurut dia, sudah menjadi resiko dalam berpolitik. Jangan bertarung, jika hanya mengharapkan kemenangan semata tapi juga kekalahan. Mau menerima kalah, itu baru dikatakan petarung sejati dalam politik.

Tidak saja dirinya dan calon wakil yang akan mengalami kemenangan atau kekalahan pada Pemilukada Periode 2015-2020. Tapi, semua pendukung akan merasakan dan mengalami hal yang sama. “Oleh karena itu, kita harus terus berikhtiar dan bekerja keras agar bisa menang,” tuturnya.

Pasangan DINDA saat bersama warga Sape. Foto: Ndaikaso Santuda Aby Hannah

Pasangan DINDA saat bersama warga Sape. Foto: Ndaikaso Santuda Aby Hannah

Kecamatan Sape dan Lambu katanya, mempunyai jumlah pemilih banyak. Sehingga, 2 Kecamatan itu menjadi penentu kemenangan Pemilukada. Kemenangan pasangan DINDA, tergantung pada hebatnya Tim-Tim yang terus bekerja dalam memberikan pemahaman yang baik terhadap masyarakat.

“Biarkan orang lain mencaci maki pasangan DINDA, namun semua Tim yang ada diseluruh pelosok Kabupaten Bima mari bekerja dengan ihklas agar bisa mencapai kemenangan bersama. Saya berihtiar maju menjadi calon Bupati Bima, karena masih banyak program Almarhum yang belum terselesaikan,” jelasnya.

Tidak terasa, sudah 3 kali pihaknya melakukan kampaye terbatas di Kecamatan Sape, dan telah banyak tenaga yang terkuras. Namun, menurut dia itu merupakan resiko perjuangan, karena dengan momen itu juga semua bisa terus bertatap muka dan bersilahturahmi.

Dinda saat menyapa warga Sape. Foto: Ndaikaso Santuda Aby Hannah

Dinda saat menyapa warga Sape. Foto: Ndaikaso Santuda Aby Hannah

Hj. Indah Damayanti Putri menambahkan, tinggal 31 hari lagi masyarakat Kabupaten Bima akan memilih Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima. Perbedaan saat ini, jangan pernah dijadikan alasan untuk saling menjatuhkan antara satu dengan yang lainnya. Almarhum Dae Ferry semasa hidupnya, terus mengajarkan kepadanya untuk tidak membeda-bedakan masyarakat satu dengan yang lainnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Kecamatan Sape Yuwait, dalam sambutannya mengatakan, pertemuan ini merupakan pertemuan kampenye terbatas yang terakhir kalinya di Kecamayan Sape. Oleh sebeb itu, semua Tim tidak boleh berhenti untuk terus saling mengingatkan dan mengajak memenangkan pasangan DINDA.

“Para pemuka Agama, Alhamdulillah setiah waktu terus melakukan konsolidasi. Baik dari rumah ke rumah maupun kesetiap penjuru Desa yang ada di Kecamatan Sape. Kami siap menangkan pasangan DINDA,”tegasnya.

Pantauan Kahaba, pertemuan tersebut sipenuhi dengan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Muda di Desa Naru. Para tokoh itu tak henti-hentinya menyuarakkan Nomor 4. Terlihat ibu-ibu menangis saat mendengar pidato politik Hj. Indah Damayanti Putri. Mereka terlihat terharu akan perjuangan sosok wanita pertama yang menjadi calon Bupati Bima tersebut.

*Noval

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *