Wawali Bima Buka Acara Bimbingan Teknis Imam Masjid

Kota Bima, Kahaba.- Sebanyak 114 Imam Masjid se-Kota Bima mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan Bagian Kesra Setda Kota Bima, di Aula SMKN 3 Kota Bima, Rabu (11/11).Bimtek yang dilaksanakan selama dua hari, mulai tanggal 11 November 2015 sampai dengan 12 November 2015 itu dibuka Wakil Walikota (Wawali) Bima H. A. Rahman H. Abidin.

Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin. Foto: Bin

Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin. Foto: Bin

Dalam sambutannya Wawali menyampaikan, Imam Masjid memiliki peranan penting dalam pembinaan umat di Kota Bima. Kegiatan Bimtek tersebut menjadi salah satu media silaturahim untuk menguatkan persaudaraan, serta saling mengingatkan.

“Dengan adanya pelatihan ini, para Imam Masjid yang sudah mendapatkan pendidikan, pelatihan dan pembinaan agar menjadi imam yang berkualitas dan dapat memberikan bimbingan kepada jamaahnya sesuai dengan ketentuan dan syariat yang berlaku,” jelas Wawali melalui siaran pers yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima Ihya Ghazali.

Diakuinya, tugas seorang Imam Masjid bukanlah tugas yang ringan, karena Imam Masjid adalah panutan umat. Mereka juga merupakan salah satu pilar pendukung dalam upaya menyukseskan program Pemerintah Kota Bima Berzakat dan Maghrib Mengaji.

“Oleh karena demikian, para Imam Masjid memiliki peran yang sangat penting, karena merekalah ujung tombak pemelihara kehidupan beragama dan kegiatan beribadah di Masjid,” ujarnya.

Sebagai daerah yang penduduknya mayoritas muslim, maka masjid di Kota Bima memiliki kedudukan yang sangat penting bagi pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan. Makna ibadah di dalam Islam itu sangat luas, menyangkut segala aktivitas kehidupan yang ditujukan untuk memperoleh ridho Allah SWT.

Dikhir sambutannya, ia berharap kepada Imam Masjid agar menjadi pioner perubahan di masyarakat dalam memperbaiki akhlak.

Sebelumnya, Ketua Panitia A. Wahid mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatn itu sebagai upaya untuk meningkatkan SDM para Imam, juga sebagai langkah menjawab kebutuhan masyarakat yang menyangkut masalah keagamaan semakin komplit.

“Ke depannya Imam Masjid diharapkan dapat memberikan pencerahan dan pembinaan bagi umat di lingkungan masing-masing,” tuturnya.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *