Setoran PAD Disdukcapil Melebihi Target

Kabupaten Bima, Kahaba.- Meski tidak banyak potensi yang bisa dikelola untuk sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bima ternyata mampu menunjukan kinerja maksimal. (Baca. Dinas PU, SKPD Paling Anjlok Capai PAD)

Pelayanan identitas kependudukan oleh Dukcapil di Tambora. Foto: Ady

Pelayanan identitas kependudukan oleh Dukcapil di Tambora. Foto: Ady

Tercatat hingga Bulan Oktober 2015 ini, SKPD di bawah komando Andi Sirajuddin ini mampu menyetor PAD melebihi target. Dari target Rp 30 Juta, Disdukcapil telah menyetor sebesar Rp 54 Juta. Dari waktu efektif tersisa satu bulan setengah, SKPD setempat memungkinkan menambah setoran PAD.

“Selain Disdukcapil, Bagian Keuangan Setda Kabupaten Bima juga mampu menyetor PAD lebih 100,1 persen dari target Rp 8,34 Miliar. Baru dua SKPD ini yang telah memenuhi dan melebihi target PAD,” ungkap Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bima, Putarman, Kamis (12/11) siang.

Putarman mengapreasi kinerja dua SKPD itu karena mampu mengoptimalkan sumber potensi PAD walaupun tidak sebanyak SKPD lainnya. Sementara untuk SKPD yang belum memenuhi target seperti Dinas PU dan Bagian Umum, pihaknya telah berkoordinasi untuk mengetahui sebab kurangnya realisasi PAD tersebut.

Dia berharap, disisa waktu akhir tahun 2015 ini semua SKPD dapat bekerja maksimal untuk memenuhi target tersebut. Karena hal itu sangat penting sebagai rujukan program pembangunan daerah ke depan.

Sementara itu lanjutnya, secara keseluruhan penerimaan PAD Kabupaten Bima tahun ini masih jauh dari harapan. Hingga awal November ini, PAD yang masuk belum memenuhi target yakni, Rp 103,4 Miliar setelah APBD Perubahan 2015. Dari target Rp 103,4 Miliar, baru terealisasi Rp 71,65 Miliar. Dibanding bulan yang sama dengan tahun lalu sambung dia, penerimaan PAD menurun hingga 15 persen.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *