SMAN 2 Terima Siswa Tidak Naik Kelas

Kota Bima, Kahaba.- RJ, Siswa Kelas XII IPS 1 SMAN 2 Kota Bima diduga naik kelas dengan memalsukan nilai rapor. Sebab, sebelumnya RJ merupakan siswa kelas XI IPS 4 di SMAN 4 Kota Bima, dan tidak naik kelas XII.

Ilustrasi

Ilustrasi

Persoalan ini diungkap oleh salah satu orang tua murid TF. Dia mengaku heran, RJ yang sebelumnya tidak naik kelas, tapi saat pindah ke SMAN 2 Kota Bima, justeru duduk di bangku kelas XII.

“Ko’ bisa, siswa yang tidak naik kelas, justeru pindah sekolah langsung naik kelas,” tanyanya dengan nada keheranan.

Cara itu, menurut dia, bukannya malah memberikan pendidikan yang baik untuk siswa. Jika memang siswa bermasalah, maka tidak sepatutnya diberikan kemudahan seperti itu, karena sama halnya tidak memberi ruang untuk siswa bersangkutan untuk memperbaiki diri.

“RJ tidak naik kelas karena tentu bermasalah. Tapi pihak SMAN 2 Kota Bima ini malah menerima dan menaikannya ke kelas XII,” katanya.

Kepala SMAN 4 Kota Bima, Muhtar yang ditemui Kahaba.net membenarkan RJ tidak naik ke kelas XII. Sebab tidak naik kelasnya, karena berbagai macam kriteria, mulai dari jarang masuk sekolah, jarang mengikuti ujian kelas maupun semester serta sejumlah pelanggaran lain. “RJ merupakan satu dari sembilan siswa yang tidak naik kelas tahun 2015 ini,” ungkapnya.

Setelah dinyatakan tidak naik kelas, sambungnya, justeru beberapa bulan kemarin yang bersangkutan mengajukan permohonan rekomendasi pindah ke SMAN 2 Kota Bima. Permohonan pindah itu tidak bisa ditolak oleh pihaknya, karena hak siswa.

Tapi ketika ditanyakan, siswa tersebut ternyata naik kelas XII di SMAN 2 Kota Bima. Muhtar terkejut dan heran. “Bagaimana bisa naik kelas, sedangkan di SMAN 4 dia tidak naik kelas,” katanya.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Kota Bima, Imran membenarkan RJ siswa pindahan dari SMAN 4 Kota Bima. Saat ini yang bersangkutan duduk di Kelas XII IPS 1. Namun ketika disebutkan sebelumnya siswa tersebut tidak naik kelas, Imran kaget.

“Tidak mungkin dia tidak naik kelas. Buktinya saat membawa rekomendasi pindah beserta raport kelas, dia dinyatakan naik kelas,” tuturnya, Jumat (13/11).

Imran meminta agar persoalan tersebut jangan dipermasalahkan. Karena RJ telah mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sejak ajaran baru. “Jangan dipermasalahkan, kasihan siswa yang telah mengikuti pelajaran sejak tahun ajaran baru. Lagipula kenapa baru sekarang datangnya, bukannya sebelum tahun ajaran baru,” tambahnya.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *