Akibat Banjir, Petani Rugi Puluhan Miliar

Bima,kahaba.- Waktu banjir bandang di Kabupaten Bima beberap waktu lalu dan menimpa Kecamatan Monta, Belo dan Langgudu dan sekitarnya. Petani termasuk yang banyak menuai kerugian. Jumlah kerugian, diperkirakan puluhan miliar.

Akibat Banjir, Petani Rugi Puluhan Miliar

Banjir Bandang di Kabupaten Bima Menyapu Bersih Tanaman Yang Siap Panen

Bagaimana tidak, tanaman berbagai jenis yang mestinya di panen bulan ini, malah banyak yang tidak bisa diselamatkan. Dan kini, petani hanya bisa berharap perhatian pemerintah bisa segera terealisasi untuk sedikit meringankan beban.

Kepala Bidang RPLPT Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Bima, HM. Natsir HMS mengaku jika dihitung secara materi, tanaman puso atau gagal panen akibat bencana waktu itu, angkanya puluhan miliar. “Berdasarkan pantauan kami, untuk tahun ini petani rugi dan gagal panen. Dari ribuan hektar, hanya sebagai kecil saja tanaman yang bisa diselamatkan, utamanya padi,” bebernya.

Natsir mengaku, tanaman yang tak bisa diselamatkan yakni bawang. Sekitar 805 hektar bawang yang sudah siap panen dan dijual, habis di sapu banjir. Kerugian, tentu mencapai belasan miliar. Kemudian lahan kedelai seluas 99 hektar, juga rugi tak sedikit. Belum lagi tanaman lain, seperti kedelai dan padi. “Berdasarkan perhitungan kami, kerugian petani puluhan miliar,” sebutnya.

Lanjutnya, atas musibah itu, pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura sudah menyampaikan laporan dan permohonan bantuan ke pemerintah Pusat dan Provinsi, untuk secepatnya dibantu. “Sudah kami kirim. Semoga saja bantuan berupa program bisa terealisasi,” harapnya. (BS)

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *