Lagi, PU Kota Bima Anjlok Realisasi PAD

Kota Bima, Kahaba.- Tiap tahun, Dinas Pekerjaan Umum (PU) selalu menduduki posisi anjlok dalam perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dari SKPD lain. Tahun 2015 pun demikian, memasuki akhir November tahun ini, capaian PAD dinas tersebut semakin menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Dinas PU Kota Bima Supawarman. Foto: Eric

Kepala Dinas PU Kota Bima Supawarman. Foto: Eric

Kabid PAD DPPKAD Kota Bima Fajarudin, menyebujtkan, Dinas PU hingga akhir November baru mampu menyetor PAD sebesar Rp 68 juta atau 13 persen, dari target sebesar Rp Rp 500 juta. Kondisi itu, telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Bahkan tahun ini, capaian PAD SKPD tersebut kian anjlok.

Padahal kata dia, Dinas PU merupakan salah satu SKPD yang diharapkan mampu menyumbang PAD lebih besar dibanding SKPD lain. Sebab, SKPD setempat memiliki sumber potensi PAD yang terbilang besar.

“Hasil klarifikasi bersama Dinas PU beralasan, ketidakmampuan menyumbang PAD dengan maksimal karena banyak peralatan berat rusak dan tidak bisa diperbaiki lagi,” ujar Fajarudin, Senin (16/11).

Selain Dinas PU terangnya, SKPD lain dengan capaian PAD di bawah 50 persen antara lain DKPP, Dishubkominfo, DTKP dan Dispertanak.

Sementara itu Kepala Dinas PU Kota Bima, Supawarman mengakui anjloknya PAD di tahun 2015 karena banyaknya alat berat berupa eksavator dan dum truck yang macet total, sehingga tidak bisa digunakan lagi.

Bahkan untuk tahun 2016, pihaknya tidak akan memasukan eksavator dan dum truck sebagai sumber PAD, karena biaya operasional dan perbaikan lebih mahal.

“Kami akan melapor dan meminta kepada DPPKAD, bahwa mulai tahun depan Dinas PU akan menargetkan target PAD jauh berbeda dengan tahun 2015, yaitu sebanyak Rp 200 juta saja,” inginnya.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *