BNPB Monev Pelaksanaan Kelurahan Tangguh Bencana

Kota Bima, Kahaba.- Pelaksanaan Program Kelurahan Tangguh Bencana Kota Bima di Kelurahan Sarae dan Paruga, mendapat kunjungan dari Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) Pusat. Kunjungan tersebut merupakan rangkaian tahapan Monitoring dan evaluasi (Monev) selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Tim Monev (Baju Orange) bersama Lurah Sarae dan BPBD Kota Bima. Foto: Eric

Tim Monev (Baju Orange) bersama Lurah Sarae dan BPBD Kota Bima. Foto: Eric

“BNPB Pusat telah mengutus dua anggotanya, guna monitoring sekaligus mengevaluasi tahapan pelaksanaan pelatihan Keluharan Tangguh Bencana,” ujar Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bima, Iksan Rabu (18/11).

Kegiatan monev  selama dua hari yang dilakukan BNPB Pusat, guna untuk mengetahui tahapan pelaksanaan kegiatan, hingga output yang dihasilkan dari kegiatan tersebut. BNPB juga akan menilai sejauh mana kesiapan Kelompok Kerja (Pokja) atau kader yang dilatih dalam menghadapi berbagai bencana kedepan.

Adapun tahapan pelatihan kelurahan tangguh bencana, sambungnya, dari persiapan, pelaksanaan hingga hasil pelatihan. Semuanya akan menjadi bahan evaluasi laporan, untuk diberikan kepada pihak BNPB Pusat sebagai bahan referensi.

Sementara itu, Lurah Sarae A. Faruk mengaku, selama pelaksanaan kegiatan berlangsung telah sesuai jadwal yang telah diatur. Bahkan dalam pelaksanaannya, kader yang merupakan relawan bancana sangat antusias mengikuti.

Yang menjadi poin penting, kata dia, kader yang telah  dilatih tersebut, kedepannya merupakan tenaga yang dipersiapkan untuk menjadi ujung tombak Pemerintah, dalam menanggulangi dan mengurangi resiko bencana.

“Kader tangguh bencana adalah garda terdepan dalam  menanggulangi dan mengurangi resiko bencana.  Namun peran tersebut, juga membutuhkan bantuan masyarakat,” tambahnya.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *