Lima Sastrawan Nasional Baca Sastra di ASI Mbojo

Kota Bima, Kahaba.- Sebanyak lima Sastrawan Nasional, Kamis (19/11) pagi tampil membacakan karya sastra mereka di Pelataran Museum ASI Mbojo. Kehadiran para tokoh sastra ternama ini merupakan rangkaian kegiatan Dewan Kesenian Kota Bima bertajuk Apresiasi Seni Pekan Budaya.

Sastrawan Nasional AS Laksana saat membacakan karya sastranya. Foto: Bin

Sastrawan Nasional AS Laksana saat membacakan karya sastranya. Foto: Bin

Kelima Sastrawan itu, yakni Ahda Imran (Bandung), AS Laksana (Jakarta), Joko Pinurbo (Yokyakarta), Wayan Sunarta (Bali) dan Yusi Avianto Pareanom (Jakarta). Ditambah Sastawan Daerah, Husain La Odet (Bima).

“Kehadiran para tokoh sastra nasional ini menjadi kehormatan bagi Kota Bima karena tidak mudah menghadirkan mereka ditengah kesibukannya,” kata Ketua Dewan Kesenian Kota Bima, Husain La Odet.

Bahkan kata dia, Daerah Bima patut berbangga karena mereka hadir tanpa dibayar. Sebab, para sastrawan ini begitu tertarik dengan perkembangan sastra di Bima. Apalagi, Bima punya tokoh sastra dikenal hingga level nasional dengan karyanya, yakni N Marewo.

Dilla Lalat saat membacakan puisi. Foto: Bin

Dilla Lalat saat membacakan puisi. Foto: Bin

“Yang menarik dari acara ini, ada pembelajaran sastra bagi masyarakat Bima dengan hadirnya Sastrawan Nasional. Apalagi, Bima memiliki sejarah sastra yang luar biasa sejak dulu. Itu terbukti dengan adanya karya sastra bersejarah berupa Buku Bo dan Aksara Bima,” tuturnya.

Menurutnta, hal itu menandakan masyarakat Bima memiliki peradaban sangat tinggi hingga dikenal dunia sejak dulu. Karenanya, sebagai penyelenggara kegiatan pihaknya ingin menyampaikan pesan agar masyarakat dan pemerintah mendukung perkembangan sastra Bima.

“Kelima Sastrawan yang hadir merupakan orang hebat. Mereka juga kurator sastra yang menentukan kualitas sastra di Indonesia saat ini. Sehingga kita patut berbangga dengan kehadiran mereka untuk melihat perkembangan sastra di Bima,” ujarnya.

Joko Pinurbo saat membacakan karya sastra. Foto: Bin

Joko Pinurbo saat membacakan karya sastra. Foto: Bin

Pihaknya mengapresiasi kehadiran para pelajar dan guru di Kota Bima dan Kabupaten Bima mengikuti kegiatan Apresiasi Seni. Meskipun Pemerintah Daerah tidak terlalu memberikan perhatian dan dukungan.

“Kami berharap peserta yang hadir mendapat banyak ilmu dari kegiatan ini. Karena bagi kami kesempatan bersama Sastrawan Nasional ini mahal dan mungkin tidak bisa terulang. Terutama bagi para pelajar, semoga ada motivasi siswa untuk menulis,” harapnya.

Odet menambahkan, selain baca sastra, rangkaian kegiatan juga berupa lomba menulis puisi, menulis cerpen dan accoustic dengan tema budaya. Puisi dan cerpen terbaik karya para siswa rencananya akan diterbitkan menjadi buku kompilasi sastra pelajar.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *