Pelaku Curanmor, Tewas Dihakimi Massa

Kabupaten Bima, Kahaba.- Maraknya aksi pencurian sepeda motor (curanmor) saat ini memicu aksi anarkisme warga yang merasa resah dan menjadi korban. Buntutnya, kekesalan itu dilampiaskan kepada pelaku curanmor yang diketahui bernama Sugiono.

Polisi saat melakukan oleh TKP. Foto: Noval

Polisi saat melakukan oleh TKP. Foto: Noval

Pemuda 30 tahun asal Desa Sie Kecamatan Monta Kabupaten Bima ini tewas dihakimi ratusan massa, Jum’at (20/11) sekitar pukul 13.30 Wita. Peristiwa itu terjadi di sekitar tempat Penggilingan Padi Desa Kalampa Jalan Lintas Kalampa-Dadibou.

“Pria berbadan tinggi itu tewas mengenaskan akibat dihakimi ratusan massa yang kesal karena sering kehilangan sepeda motor. Pelaku tewas di lokasi kejadian,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bima Kabupaten, IPDA I Made Dimas, Jum’at (20/11) sore via handphone.

Kasat mengungkapkan, awalnya warga mempergoki aksi pelaku yang sedang mengambil sepeda motor saat diparkir. Usai mengambil motor, pelaku pun langsung kabur. Namun warga yang mempergoki pelaku, mengejar dan meneriaki maling.

Teriakan warga itu lanjutnya, membuat warga lainnya keluar rumah dan ikut mengejar pelaku. Pelaku lantas panik berusaha bersembunyi disemak-semak.

“Karena warga yang mencari jumlahnya banyak, pelaku pun akhirnya ditemukan dan dikepung. Pelaku kemudian dihakimi hingga tewas di lokasi,” akunya.

Usai kejadian, pelaku curanmor dibawa ke RSUD Bima untuk visum. Sedangkan Tempat Kejadian Perkara saat ini telah aman. Kepolisian juga telah dilakukan olah perkara.

*Noval

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *