Kehutanan Rubah Sistem Bina Masyarakat dalam Menanam

Kota Bima, Kahaba.- Akhir Tahun ini Kehutanan Kota Bima merubah sistem kerja pendampingan untuk masyarakat yang diberi bibit. Tidak hanya sekedar menanam, pendampingan akan terus dilakukan hingga pohon yang ditanam tumbuh besar dan bernilai ekonomis.

Kepala Kehutanan Kota Bima Abdurrahman Iba. Foto: Bin

Kepala Kehutanan Kota Bima Abdurrahman Iba. Foto: Bin

“Target kita nanti pendampingan selama tiga tahun. Selama itu juga kami terus melakukan pembinaan kepada masyarakat,” ujar Kepala Dinas Kehutanan Kota Bima, Abdurrahman Iba, Senin (23/11).

Pendampingan yang dilakukan lebih rutin itu bukan saja dilakukan oleh Dinas Kehutanan, tapi seluruh SKPD. Pembinaan secara manajemen dilakukan seluruh SKPD, pembinaan tekhnisnya oleh penyuluh.

Dinas tekhnis yang dimaksud, sambungnya, seperti Dinas Pertanian dan Peternakan, Kehutanan, Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan. “Jadi penyuluhan semua dilakukan Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan, untuk semua jenis tanaman. Jadi tidak ada lagi penyuluh Pertanian dan Kehutanan,” paparnya.

Abdurrahman mencontohkan, dalam satu lahan atau Kelurahan, masyarakat tidak saja menanam kayu, tapi juga menanam tanaman pangan. Jadi, dari setiap tanaman tersebut, harus mendapat perhatian serius dari masyarakat dan penyuluh. Agar nanti bisa tumbuh besar dan bernilai ekonomis.

“Program ini mendapat tanggapan yang baik. Sekarang kita sudah mulai melaksanakannya, agar pembinaan yang kita lakukan ini juga bisa menjadi pembinaan prilaku masyarakat,” jelasnya.

Dia menambahkan, terhadap perubahan sistem tersebut, pihaknya sudah membuat surat pernyataan dengan anggota kelompok, untuk serius menanam, memelihara dan mendapatkan manfaat untuk diri sendiri.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *