Diduga Oknum Kepsek Selingkuh dengan Istri Orang

Kota Bima, Kahaba.- Diduga selingkuh dengan istri orang, oknum Kepala Sekolah (Kepsek) di Kecamatan Soromandi berinisial SW, Sabtu (14/11) lalu dilaporkan oleh BHR, ke Polres Bima Kota. BHR merupakan suami dari J, yang menjadi wanita idaman SW.

Ilustrasi

Ilustrasi

BHR melaporkan secara resmi perbuatan Kepsek dan istrinya ke Unit Perlindungan Perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polres Bima Kota, Selasa (24/11). Sementara Unit PPA dikabarkran telah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi.

Salah satu saksi mata, Agus, warga lingkungan Oi Mbo Kelurahan Kumbe kepada sejumlah pekerja media mengaku, oknum Kepsek kepergok berduaan bersama J, Oktober 2015 lalu. Saat itu, SW hanya memakai sarung dan tidak memakai baju. Sementara wanita yang bersamanya, terlihat telanjang di dalam kamar.

“Saat saya pergoki, SW kaget, dan mengaku tidak berbuat apa-apa. Justeru beralasan wanita yang yang ada didalam kamar itu istrinya. Saat itu, saya melaporkan ke Ketua RT setempat,” katanya usai memberi keterangan kepada penyidik.

Diwaktu bersamaan, Ketua RT. 16 RW 04 lingkungan Oi Mbo Kelurahan Kumbe, Abdullah Ilyas, yang juga menjadi saksi menjelaskan, oknum SW pernah diintrogasi olehnya usai digrebek warga. Berdasarkan pengakuan SW, wanita yang berduaan dengannya di dalam rumah kosong adalah istrinya.

“Bahkan, saat itu oknum SW tersebut membawa selembar surat nikah sehari sesudah penggerebekan,” ujarnya.

Belakangan setelah kejadian, ia didatangi BHR asal Jatiwangi yang mengaku sebagai suami J. BHR mempertanyakan kejelasan kejadian penggerebakan itu.

“Kami tidak tahu, jika SW dan J bukan pasangan suami istri. Jika tahu dari awal, pasti kami tidak melepasnya,” tuturnya.

Secara terpisah, Plt Kasat Reskrim IPDA Masdidin membenarkan telah menerima laporan BHR. “Saat ini tengah memeriksa saksi-saksi,” katanya singkat.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *