Jamin Keamanan Pilkada, TNI ‘Pasang Badan’

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pelaksanaan Pilkada Kabupaten Bima tinggal menghitung hari. Banyak pihak menguatirkan kondisi keamanan akan menghambat kelancaran pesta demokrasi tersebut. Namun Tentara Nasional Indonesia (TNI) memberikan jaminan, bahkan siap ‘pasang badan’ demi suksesnya Pilkada serentak 9 Desember 2015.

Danrem 162 Wirabakti, Kolonel CZI Lalu Rudi Irham Sri Gede. Foto: Ady

Danrem 162 Wirabakti, Kolonel CZI Lalu Rudi Irham Sri Gede. Foto: Ady

“Kita harus jamin itu. Karena ini pesta demokrasi di daerah dan itu sudah menjadi aturan harus kita amankan,” tegas Danrem 162 Wirabakti, Kolonel CZI Lalu Rudi Irham Sri Gede diwawancara di Kantor Pemerintah Kabupaten Bima, kemarin.

Seperti yang dikatakan Waka Polda NTB kata Danrem, apapun yang terjadi TNI dan Polri harus maju untuk mengamankan Pilkada apapun resikonya.

“Tidak boleh diganggu. Siapapun tidak bisa menghalangi karena ini pesta demokrasi daerah yang dilaksanakan serentak secara nasional,” ujarnya.

Terkait dengan konflik antar kampung yang terjadi kemarin, Danrem memastikan tidak akan berimbas pada pelaksanaan Pilkada. Sebab TNI, Polri dan Pemerintah Daerah sudah duduk bersama membahas solusi terbaik penyelesaian konflik tersebut.

“Saya sendiri saat mendapatkan informasi ada korban, langsung berangkat karena saya melihat urgen sehingga harus turun. Saya kemudian berkomunikasi dengan tokoh, aparat desa, saya kemasyarakat sendiri dan komunikasi dengan Waka Polda untuk mencari solusi terbaik. Termasuk dengan Bupati Bima,” tuturnya.

Dijelaskannya, sesuai dengan tugasnya seperti diatur dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 TNI akan membantu semaksimal mungkin dalam menciptakan keamanan. Semua Personil Babinsa di tiap desa, terutama di desa konflik dan sekitarnya telah membantu penanganan konflik.

“Dengan bantuan itu, kondisi keamanan berangsur kondusif secara general. Saya juga sudah sampaikan saat Serjam di Kodim, menekankan kepada seluruh Babinsa agar bekerja maksimal. Karena tugasnya Babinsa sebagai pembina desa, baik secara psikologi, keamanan dan semua harus diberikan jaminan kepada masyarakat,” kata Danrem.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *