Pemkab Bima Segera Tangani Bencana Kebakaran Bajo Pulau

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pemerintah daerah bersama instasi terkait bergerak cepat menangani Bencana kebakaran Rabu malam (24/11) yang melanda Desa Bajo Pulau Kecamatan Sape. (Baca. Dusun Bajo Pulau Terbakar, Satu Warga Terluka)

Kondisi Dusun Tengah Desa Bajo Pulau setelah kebakaran. Foto: Noval

Kondisi Dusun Tengah Desa Bajo Pulau setelah kebakaran. Foto: Noval

Kabag Humas dan Protokol Setda M. Chandra Kusuma, AP melalui siaran persnya mengatakan, di wilayah Bajo Pulau bagian tengah yang dihuni 225 KK tersebut selain menghanguskan 69 rumah yang didiami 100 Kepala Keluarga (KK) dan 326 jiwa, bencana kebakaran tersebut juga menghanguskan 5 fasilitas umum yaitu masjid, Posyandu, TPQ, pasar dan Polindes serta 2 unit perahu warga setempat.

Korban luka bakar diderita oleh Yusrin warga berusia 29 tahun. Berdasarkan informasi yang dihimpun penyebab kebakaran adalah percikan api dari generator di rumah warga bernama John.

Sesaat setelah terjadinya bencana Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang dipimpin oleh Kepala Pelaksana H. Sumarsono, Dinas Sosial, Taruna Siaga Bencana (TAGANA), dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana telah  turun ke lokasi bencana dengan membawa logistik berupa terpal, tikar plastik dan air mineral.

Keesokan harinya Kamis (26/11) Tim Dinas Sosial Kabupaten Bima menyalurkan 80 kain sarung, 80 baju Daster dan 20 terpal. Logistik lainnya yang disalurkan instansi tersebut yaitu 60 dos instan, 60 terpal, dan 60 unit matras. Bantuan lainnya yang segera di salurkan adalah 2,5 ton beras yang diambil dari gudang Bulog sub Divre Bima.

Sementara itu penjabat Bupati Bima H. Bachrudin mengunjungi lokasi kebakaran usai mengikuti sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bima. Bupati  meluncur ke lokasi didampingi unsur forum koordinasi pimpinan daerah dan beberapa kepala SKPD.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *