Anak-Anak Bajo Pulau Butuh Pakaian Sekolah

Kabupaten Bima, Kahaba.- Tidak ada yang tersisa akibat kebakaran yang melanda kampung Dusun Tengah Desa Bajo Pulau. Keganasan api, melenyapkan semuanya. Rumah – rumah yang berdiri tegap, berubah jadi bara dan abu. (Baca. Dusun Bajo Pulau Terbakar, Satu Warga Terluka)

Wanti, saat merapikan sisa sisa kebakaran di halaman rumahnya. Foto: Bin

Wanti, saat merapikan sisa sisa kebakaran di halaman rumahnya. Foto: Bin

Semua merasakan kesedihan, demikian juga anak – anak di Dusun itu. Musibah tersebut telah membakar perlengkapan sekolah mereka. Keinginan mandi dan berangkat pagi, menimba ilmu dan duduk manis di dalam kelas, untuk sementara waktu terhenti.

“Pakaian sekolah, perlengkapan belajar, sepatu dan sandal saya telah terbakar. Sudah tiga hari saya tidak sekolah,” ujar Anto, anak di Dusun tersebut.

Begitu pun dengan anak – anak yang lain, kendati bencana menghanguskan tempat tinggal mereka, namun tidak akan pernah merenggut semangat mereka untuk tetap sekolah.

Seorang anak saat menyaksikan sisa kebakaran. Foto: Bin

Seorang anak saat menyaksikan sisa kebakaran. Foto: Bin

“Kami ingin sekolah seperti biasa. Tapi bagaimana mau pergi sekolah, pakaian dan perlengkapan sekolah kami tidak ada,” katanya.

Demikian pula disampaikan Wanti, anak perempuan yang tengah membersihkan sisa sisa kebakaran di halaman rumahnya. Ia juga ingin kembali sekolah, bermain dan belajar dengan teman – teman lainnya. “Saya ingin sekolah,” tuturnya dengan senyum.

Besar harapan dan semangat mereka, meraih kembali mimpi yang sempat terbakar. Semoga saja duka bencana ini cepat berlalu, dan anak – anak kembali ceria dengan masa – masa indahnya.

Anak - anak Bajo Pulau Ceria ditengah bencana. Foto: Bin

Anak – anak Bajo Pulau Ceria ditengah bencana. Foto: Bin

Di tempat berbeda, Nuryanti, (28) Ibu dua anak ini juga menginginkan adanya bantuan pakaian dan perlengkapan sekolah. Agar anak – anaknya kembali ke meja belajar.

“Anak saya yang pertama SMP kelas 3 dan yang kedua kelas 1 SD. Mereka tidak bisa sekolah karena pakaian sudah hangus terbakar,” ucapnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *