Ketua Panwaslu Ditodong Dengan Senjata Laras Panjang

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pengamanan dipintu masuk lokasi Kampanye Rapat Terbuka di Lapangan Pacuan Kuda Bima, Rabu (2/12) dinilai berlebihan. Bahkan, Ketua Panwaslu Kabupaten Bima, Abdulllah pun harus mendapat perlakuan buruk dari aparat yang berjaga.

Ketua Panwaslu Kabupaten Bima Abdullah, SH. Foto: Bin

Ketua Panwaslu Kabupaten Bima Abdullah, SH. Foto: Bin

Abdullah saat memberikan keterangan setelah pulang mengawasi kampanye pasangan Nomor Urut 4 Dinda – Dahlan menilai, pengamanannya yang dilakukan terlalu berlebihan. Padahal standar pengamanan seperti itu tidak ada saat kesepakatan bersama sebelum Kampanye Rapat Umum.

“Saya juga orang yang termasuk menentukan bagaimana pengamanan Kampanye Rapat Umum. Ini ko’ malah saya yang ditodong aparat menggunakan senjata laras panjang,” kesal Ebit, pria itu biasa dipanggil.

Kata dia, penodongan terjadi saat desakan di pintu masuk. Karena ramai, Ebit yang saat itu bersama Komisioner Pawaslu Kabupaten Bima, Umar merasa kasihan melihat Syamsudin, Ketua Gerindra Kabupaten Bima yang juga Pimpinan DPRD berada dalam kondisi itu.

Karena hendak memberitahu aparat Brimob yang melakukan penjagaan, untuk memberi jalan kepada Syamsudin, malah dirinya didorong – dorong dan ditodong dengan senjata laras panjang.

“Saya sudah beritahu, Pak Syamsudin itu juga Jurkam kampanye, tapi aparat itu malah berujar ‘apa urusan kamu’ dan menodong saya dengan senjata,” ujarnya.

Saat itu, sambungnya, ia juga tidak terima dengan sikap aparat tersebut. Sebab dirinya hanya menegur biasa, tapi direaksi berlebihan.

“Kami saat itu juga memakai topi Panwaslu, dan memberitahu kami dari Panwaslu, tapi tetap saja kami ditodong dengan senjata,” keluhnya.

Untuk itu, ia berharap, disisa waktu kampanye Rapat Umum tersebut, ia berharap kepada petugas keamanan untuk tidak berlebihan bersikap dan tidak perlu menodong orang dengan menggunakan senjata.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *