Pekerjaan Drainase tidak Becus, Warga Ngeluh

Kota Bima, Kahaba.- Proyek drainase dan gorong-gorong di Kelurahan Matakando mendapat sorotan dari warga. Pasalnya, pekerjaan itu terhenti dan mengganggu aktifitas warga.

Proyek Drainase yang disorot warga. Foto: Bin

Proyek Drainase yang disorot warga. Foto: Bin

Drainase yang mulai dikerjakan dari arah utara, dengan panjang puluhan meter itu terhenti di depan rumah warga. Lantai gerbang rumah, untuk akses keluar masuk warga dibongkar dan hingga kini tak kunjung diperbaiki.

“Pekerjaannya sudah lama terhenti, ujung drainase tepat berada di depan gerbang rumah saya. Karena lantai gerbang masuk rumah sudah dibongkar, terpaksa harus dibuat menggunakan kayu,” tutur Yudi, warga Kelurahan Matakando.

Kata dia, yang lebih parah, karena ujung drainase didepan rumahnya, jika hujan air meluap dan membanjiri halaman rumah. “Ini ko kerja proyek tidak becus, kami warga justeru dirugikan,” keluhnya.

Menurut dia, pekerjaan drainase itu tidak memikirkan kualitas, tapi lebih banyak memikirkan keuntungan. Contohnya, lantai gerbang yang sudah dibongkar mestinya harus diperbaiki lagi oleh pelaksana proyek.

“Masa kami yang harus memperbaiki lagi, butuh uang banyak untuk membangun lantai gerbang ini,” katanya.

Untuk itu, Yudi meminta kepada pelaksana proyek untuk melanjutkan pekerjaan tersebut dan memperbaiki lantai gerbang yang sudah dibongkar.

Sementara itu, Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bima Suhardin yang berusaha ditemui, tidak ada dikantor. Saat dihubungi Via Celuller tidak menjawab. Melalui SMS, Suhardin sedang berada di luar dan ada rapat.

*Bin/Deno

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *