Pilkada Se-NTB, Tidak Ada Pelanggaran Berat

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pelaksanaan Pilkada serentak tujuh daerah se-NTB secara umum berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Bawaslu NTB tidak menemukan adanya pelanggaran berat yang berakibat pada terhambatnya proses tahapan Pilkada. Begitu juga di Kabupaten Bima semua tahapan berjalan lancar hingga tahapan rekapitulasi.

Komisioner Bawaslu NTB, Syamsudin. Foto: Bin

Komisioner Bawaslu NTB, Syamsudin. Foto: Bin

Hal itu disampaikan Komisioner Bawaslu NTB, Syamsudin kepada Kahaba.net, Rabu (16/12) siang saat mengawal proses rekapitulasi suara di Kantor KPU Kabupaten Bima.

“Untuk pelanggaran yang mempengaruhi jumlah suara, sementara ini belum ada. Mudah-mudahan, kondisi ini tetap aman. Khususnya Kabupaten Bima sehingga tidak ada yang merugikan semua pihak,” harapnya.

Beberapa temuan yang mendominasi jelasnya, yakni pada saat tahapan pemungutan suara banyak saksi pasangan calon tidak tahu tugas dan fungsi, ada kelebihan dan kekurangan surat suara.

“Selain itu, temuan yang menonjol memang terkait DPT tambahan. Pemilih yang menggunakan KTP dan KK. Jumlahnya cukup fantastis,” kata dia.

Namun temuan itu sambungnya, didominasi terjadi di Kota Mataram. Hanya saja, berdasarkan hasil pengecekan para pemilih tambahan yang menggunakan KTP dan KK tersebut memang merupakan warga setempat, tetapi sempat berada di luar daerah.

“Pemilih itu kemungkinan dari luar daerah dimobilisasi ke dearah asalnya untuk memberikan hak suara. Tapi karena mereka warga disitu ya tidak apa-apa. Sebab bisa saja mereka berada di luar daerah untuk kepentingan sekolah,” tandasnya.

*Ady/Bin 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *