Warga Bonto Minta Aspal Jalan Lingkungan

Kota Bima, Kahaba.- Agenda Reses Anggota DPRD Kota Bima Dapil I Kecamatan Asakota di Lingkungan Bonto Kelurahan Kolo Jumat (18/12) dimanfaatkan oleh warga setempat untuk menyampaikan aspirasi. Keinginan yang paling mengemuka yakni warga ingin seluruh jalan lingkungan di Bonto diaspal.

Reses DPRD Kota Bima Dapil I di Bonto. Foto: Bin

Reses DPRD Kota Bima Dapil I di Bonto. Foto: Bin

Pada kesempatan itu, warga Bonto membandingkan licinnya hampir seluruh jalan lingkungan di Kelurahan lain, sementara di Bonto tak satupun jalan lingkungan yang diperhatikan oleh Pemerintah Kota Bima.

“Kenapa jalan di Lingkungan Kelurahan lain sudah diaspal semua, sementara kami di Bonto sangat jauh dari perhatian,” ujar Ketua RT 19 Kelurahan Kolo, Ilham.

Kata dia, jangan karena Bonto dan Kolo berada di daerah pinggir, Pemerintah kemudian luput memperhatikan kebutuhan warga setempat. Padahal Bonto dan Kolo sekarang sudah menjadi daerah yang sangat penting bagi Pemerintah karena nilai pariwisatanya.

Selain aspal jalan lingkungan, sambungnya, mengingat sering terjadinya kecelakaan lalu lintas, jalan yang menuju kuburan kalau bisa dibuatkan pembatas di tanjakan. Sebab Tahun lalu saja sebanyak 16 kali terjadi kecelakaan.

“Bukan warga Bonto yang mengalami kecelakaan, tapi pengguna jalan yang melewati jalan tersebut,” katanya.

Ilham juga meminta agar Pemerintah juga membuatkan jalan ekonomi di Lingkungan Bonto sepanjang 2 kilometer, kemudian diteruskan jalan lingkar Bonto.

Salah seorang warga Bonto saat menyampaikan aspirasi. Foto: Bin

Salah seorang warga Bonto saat menyampaikan aspirasi. Foto: Bin

Aspirasi perbaikan jalan juga dilontarkan Lurah Kolo, M. Ali. Tidak saja di lingkungan Bonto, jalan lingkungan di Kolo pun masih banyak yang belum diaspal. “Kami punya dua orang wakil rakyat di Kolo, masa tidak mampu memperjuangkan aspal jalan lingkungan di Kolo dan Bonto,” sorotnya.

Tidak hanya itu, Ali mengaku yang sedang berkembang di Kolo sekarang yakni tanaman jagung. Guna meningkatkan produksi, ia meminta dukungan dari Dewan, agar mendorong hadirnya bantuan bibit dan pupuk bagi petani jagung. Demikian pula dengan nelayan, perlu perhatian dari Dewan untuk mendatangkan bantuan nelayan.

Menjawab aspirasi tersebut, Anggota DPRD Kota Bima Dapil I HM. Nor mengatakan kehadirannya di tengah – tengah masyarakat Bonto guna menyerab aspirasi warga setempat, untuk kemudian diperjuangkan.

“Permintaan aspal jalan lingkungan ini, saya dan empat orang anggota Dewan Dapil I akan memperjuangkannya. Kendati realisasinya nanti tidak bisa diakomodir semua,” ucapnya.

Pun demikian untuk aspirasi mengenai bantuan bibit dan pupuk bagi petani jagung serta nelayan, akan diupayakan untuk segera direalisasikan pada tahun anggaran berikutnya.

Duta PAN itu juga mengungkapkan, pada reses sebelumnya, sudah masuk sejumlah program Kelurahan Kolo, seperti pekerjaan Talud dan Jembatan serta pemasangan pipa untuk ratusan Kepala Keluarga.

“Program – program yang sudah masuk tidka lepas dari hasil perjuangan kami yang ada di Dewan. Demikian juga untuk hasil reses kali ini, tetap akan kami perjuangkan, sebab itu sudah menjadi tugas dan tanggungjawab kami sebagi wakil rakyat,” tambahnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *