Demo BBM di Bandara Bima, Puluhan Demonstran Diamankan

Bima, Kahaba.- Aksi lempar batu terjadi ditengah aksi demonstrasi penolakan kenaikan harga BBM di depan Bandara Sultan Salahuddin Bima, siang ini (29/3).  Tidak jelas dari pihak mana yang memulai lemparan, batu dan benda-benda lainnya terlihat berterbangan di lokasi. Tidak hanya melempar, aparat kepolisian melakukan pengejaran terhadap massa mahasiswa yang berlarian.

Wartawan Kahaba di lokasi melaporkan setidaknya sepuluh orang diamankan oleh polisi, yang mengejar massa yang terpencar ke berbagai arah.

Massa aksi terlihat berlarian sementara sebagian lainnya bersembunyi dari penyisiran polisi.

Massa yang tertangkap polisi mengalami nasib yang kurang beruntung, sebagian diantara mereka babak belur karena menjadi bulan-bulanan aparat negara ini.

Massa aksi yang berjumlah lebih dari seribu orang ini menuntut pemerintah untuk membatalkan rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) karena akan berimbas pada keadaan sosial ekonomi masyarakat khususnya masyarakat kecil.

“Tolak kenaikan harga BBM menjadi harga mati” ujar Koordinator Lapangan (korlap) aksi M. Amiruddin.

Massa yang terdiri dari mahasiswa dan organisasi kepemudaan ini bentrok dengan pihak kepolisian setelah keinginan mereka menguasai akses bandar udara satu-satunya di Bima ini menemui halangan. Kepolisian dan puluhan personil TNI diperbantukan untuk mengamankan objek vital negara ini.

Sementara berita ini diturunkan pengejaran dan penyisiran pihak kepolisian terhadap massa aksi masih terjadi. [BQ/BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. Pingback: Demonstrasi tak boleh di sembarang tempat | VOXPOPS

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *