Pemekaran Wilayah, Aspirasi Prioritas Warga Oi Mbo

Kota Bima, Kahaba.- Warga Lingkungan Oi Mbo Kelurahan Kumbe sepakat meminta kepada pemerintah agar wilayah mereka segera dimekarkan menjadi kelurahan sendiri. Permintaan itu menjadi aspirasi prioritas warga setempat saat menjamu kehadiran Anggota Dewan Dapil 3 pada kunjungan reses, Minggu (20/12) sore.

Warga Oi Mbo saat menyampaikan aspirasi. Foto: Ady

Warga Oi Mbo saat menyampaikan aspirasi. Foto: Ady

“Semua warga kami sudah sepakat mengusulkan pemekaran Oi Mbo menjadi kelurahan sendiri. Itu sudah harga mati,” kata Ketua RW 04 Lingkungan Oi Mbo, H Usman H Ismail.

Menurut H Usman, Lingkungan Oi Mbo telah memenuhi semua syarat pemekaran untuk menjadi kelurahan sendiri. Dari aspek jumlah warga, Oi Mbo dihuni sekitar 3  ribu lebih jiwa. Dua kali lipat dibandingkan Kelurahan Oi Fo’o yang sudah lebih dulu mekar. Begitu pula dari aspek sarana dan prasarana sudah sangat mendukung.

“Kami sudah mengajukan proposal sekitar tiga bulan lalu bersamaan dengan surat, meminta untuk hearing dengan DPRD. Tinggal sekarang bagaimana perhatian pemerintah untuk meresponnya,” kata dia.

Aspirasi senada juga disampaikan Tokoh Masyarakat, Abdul Haris. Menurut dia, semua syarat dimekarkannya suatu wilayah kelurahan sudah terpenuhi dan dijelaskan secara detail dalam proposal. Keinginan pemekaran itu didukung semua komponen masyarakat karena mengingkan adanya pemerataan pembangunan dan keadilan perhatian dari pemerintah.

“Kami punya sarana dan prasarana yang mendukung. Bahkan kaitan tapal batas juga sudah dibahas. Kami berharap Legislatif segera merespon aspirasi kami, karena sudah berulang kali melayangkan surat. Begitu juga proposal,” tuturnya.

Menanggapi aspirasi itu, sembilan Anggota DPRD Dapil 3 merespon positif dan sepakat untuk segera memperjuangkannya. Bahkan, saat itu juga Wakil Pimpinan DPRD Kota Bima, Sahbudin mendisposisi surat dari warga Oi Mbo ke komisi terkait untuk segera mengagendakan pertemuan membahas pemekaran.

“Karena permintaan warga ini begitu kuat dan sudah bulat. Saya selaku unsur Pimpinan Dewan saat ini juga mendisposisi surat dari warga Oi Mbo dan meminta mengagendakan hearing Bulan Desember ini,” ujarnya.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *