Zainab: APBD Lebih Banyak Dialokasi Untuk Wilayah Timur

Kota Bima, Kahaba.- Sorotan masyarakat dan Anggota DPRD Kota Bima Dapil III tentang alokasi anggaran Pemerintah Kota Bima lebih banyak untuk wilayah barat, daripada bagian timur dibantah oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bima, Hj. Siti Zainab.

Kepala Bappeda Kota Bima, Hj. Siti Zainab. Foto: Deno

Kepala Bappeda Kota Bima, Hj. Siti Zainab. Foto: Deno

Kata dia, cara pandang tersebut keliru dan tidak mendasar. Sebab alokasi anggaran untuk wilayah Timur justeru lebih banyak dari wilayah barat.

“Jangan lihat pada bagian kecil, tapi lihat secara keseluruhan. Justeru APBD Kota Bima lebih banyak dialokasikan untuk wilayah timur dengan jumlah diatas 50 persen,” ungkapnya, Selasa (22/12).

Ia mencontohkan, anggaran tersebut terserap seperti untuk pembukaan jalan ke wilayah Ndano Nae, kemudian aspal, peningkatan, pemeliharaan dan pembukaan jalan di sejumlah Kelurahan di wilayah timur. Belum lagi ditambah kegiatan yang kecil kecil seperti pemagaran kuburan di beberapa Kelurahan.

“Apalagi untuk sektor pertanian, anggarannya juga banyak di sektor itu karena pertanian berada di wilayah timur,” jelasnya.

Menurut Jainab, yang mengeluh dan beranggapan tidak meratanya pembagian porsi perhatian Pemerintah Kota Bima terhadap dua wilayah itu karena melihat secara kasat mata. Seperti rencana pembangunan Amahami, gerbang kota dan pekerjaan lapangan Serasuba, namun tidak mengetahui bahwa pembangunan tersebut sumber anggarannya didatangkan dari APBN.

“Kenapa ini menjadi tujuan utamanya, karena pembangunan infrastruktur tersebut guna menangani kekumuhan yang berada di wilayah barat,” tuturnya.

Namun, sambungnya, bukan berarti di wilayah timur tidak dialokasikan anggaran yang bersumber dari APBN. Di wilayah tersebut juga dialokasikan, seperti seperti proyek SPAM, DAK yang banyak didatangkan juga mayoritasnya juga untuk wilayah timur.

Dijelaskannya lagi, perlu ditingkatkannya pembangunan infrastruktur di wilayah barat, karena pintu gerbang Kota Bima berada di wilayah barat. Tamu yang hadir di Kota Bima akan memulai masuk dari arah gerbang dan melihat kondisi di sekitar wilayah Kota yang berada dibagian barat.

“Bagaimana kita ingin mengundang orang dari luar, jika dari pusat kotanya tidak ditata dengan infrastruktur yang baik,” katanya. .

Jadi, ia meminta kepada masyarakat dan anggota DPRD Kota Bima di Dapil III untuk bisa melihat pembagian porsi perhatian Pemerintah tersebut dengan komperehensif. Karena Pemerintah juga tetap akan berlaku adil untuk memberikan kesejahteraannya bagi masyarakat Kota Bima secara keseluruhan.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *