Ditanya Soal Marmer, Qurais Ngaku Sakit Hati

Kota Bima, Kahaba.- Jawaban mengejutkan disampaikan Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin saat ditanyakan soal marmer dalam jumpa Pers usai kegiatan P2KKP di Aula Pemerintah Kota Bima, Rabu (23/12). Orang nomor satu di Kota Bima itu mengaku sakit hati.

Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin. Foto: Bin

Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin. Foto: Bin

Usai memberikan sambutan pada kegiatan tersebut, Walikota Bima membuka kesempatan pada Media untuk bertanya apa saja yang menyangkut Pemerintah Kota Bima. Namun saat ditanya soal Batu Marmer, dia menjawab masalah marmer sebenarnya ia merasa sakit hati, karena mengalami kerugian mencapai Miliaran Rupia.

“Tapi saya juga tidak pungkiri, dalam proses pengelolaan Marmer, saya sedikit mendapat kepuasan. Karena di area Marmer, saya bisa mendapatkan sumber air yang nantinya akan bermanfaat bagi masyarakat Kota Bima,” ujarnya.

Kedepan nanti, ia ingin menjadikan Marmer itu menjadi Home Industry, dan dirinya siap menyediakan pasar bagi para pengerajin Marmer. Tapi dalam hal ini, semuanya harus lebih jelas, lebih terarah.

Tapi Qurais berharap ada yang mau menandatangani MoU untuk program itu, minimal ada kelompok pemuda yang menjadi pelopor, yang menjadi penanggungjawab program Home Industry tersebut.

“Walaupun besok lusa saya meninggal dunia, setidaknya kelompok pengerajin ini akan selalu diperhatikan, karena sudah memiliki MoU dengan Pemerintah Kota Bima,” tambahnya.

*Deno

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *