Dibacok, Rhoma Irama Kritis

Kota Bima, Kahaba.- Aksi pembacokan terjadi di kampus STKIP Bima, Rabu (6/1). Mahasiswa setempat Rhoma Irama, yang menjadi korban terpaksa dilarikan ke RSUD Bima dengan kondisi kritis. Mahasiswa semester VII itu mengalami luka serius dibagian kepala.

TKP pembacokan Rhoma Irama di Kampus STKIP Bima. Foto: Deno

TKP pembacokan Rhoma Irama di Kampus STKIP Bima. Foto: Deno

Menurut keterangan sejumlah saksi, kejadian tersebut berawal dari hal sepele. Sebelum dibacok rekan satu kampusnya, korban melerai mahasiswa lain yang disrempet motor di samping Aula Kampus STKIP Bima.

Tidak terima dengan sikap korban yang ikut campur urusan orang lain, akhirnya pelaku membacok Rhoma Irama sebanyak empat kali, dibagian kepala dan wajah korban.

Menurut staf kampus STKIP Bima, Amirudin, berdasarkan hasil rekaman cctv, sebelum di bacok, mahasiswa yang biasa di sapa Oman itu terlihat sedang berbicara dengan seseorang melalui telepon genggam.

“Kalau tidak salah, Oman lagi menelpon salah satu dosen di kampus dekat tangga menuju prodi Jurusan BK. Tiba-tiba dua orang mahasiswa mendatanginya dan langsung membacok Oman sebanyak dua kali. Setelah Oman jatuh, kedua pelaku tersebut membacok lagi sebanyak dua kali,” Jelanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bima Kota Antonius Gea yang dimintai keterangan di TKP mengatakan, belum bisa memberikan keterangan tentang kronologis kejadian. namun diakuinya, pelaku belum di tangkap, tapi identitasnya sudah kami kantongi.

“Tersangka berinisial A,  dan sesegera mungkin akan kami tangkap. Kareena hasil rekaman CCTV, kami mengenal wajah pelaku, sekaligus akan mempermudah proses penangkapan,” tuturnya.

*Deno

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Hahaa..asiik..!!yg lebih seru lgi donk aksinya..!!masa cuma bacok..??,skali2 dimasak ato digoreng tu manusia..,sungguh nyawa yg seharga jual gorengan saja..sangat murahan..!!
    Wajib Baca yg mengaku manusia berakal…,hehe
    Yg lebih murahan lgi….??.mreka yg mengatasnamakan Mahasiswa yg tiada hentinya menerima ajaran, pendidikan yg berilmu tinggi..dgn gagah diatas bangku pendidikan yg mengantarkan mereka meraih derajad tertinggi kemanusiaan yg bermoral, super rasional, ilmu alam dan psikologis aktual, sungguh menjadikan manusia stengah Rosul sbgai panutan manusia lainnya.,
    Tapi hihup seorang yg terakal tpi tak berakal,,begitulah murahnya, semurah penilaian anda para pembaca..,

  2. faris alfarisy

    INILAH BIMA !!!
    Seperti dlm pewayangan jawa, sosok bima itu KERAS.
    Bima kota dan kabupaten, bedanya ya ??
    Dibilang primitiv, ya ga juga. D bilang modern dn berpendidikan yaaaa gak taulah.
    Tapi yg jelas, inilah bima.
    Harga nyawa manusia teramat sangat murah sekali disini, muraaaahhh buanget.
    Salah dikit, bunuh, bakar, kroyokan satu kampung macam orang g pernah sekolah dan kayak g punya agama saja.
    Tapi yaa sekali lagi…. INILAH KOTA BIMA DAN KABUPATEN YG KITA BANGKAN !!!

  3. Bang sopo

    Di sekolahkan biar pintar dan berilmu,,koq tambah bodoh .,lalu apa bedanya dengan binatang ?

    Ya sudahlah ….mungkin sudah menjadi ciri khas daerah ini untuk perang dan rusuh

    Memalukan !!!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *