Pink Studio tak Kunjung Bayar Pajak Hiburan

Kota Bima, Kahaba.- Hingga akhir tahun 2015, EO penyelenggara konser Iwan Fals and Band, Pink Studio hingga kini masih belum membayar pajak hiburan. Karena sampai saat ini, Bidang Pendapatan DPPKAD Kota Bima belum menerima bukti pembayaran pajak hiburan.

Kabid Pendapatan DPPKAD Kota Bima, Fajaruddin. Foto: Eric

Kabid Pendapatan DPPKAD Kota Bima, Fajaruddin. Foto: Eric

“Pada saat petugas kami menagih ke Pink Studio, mereka tidak mau membayar melalui di Bidang Pendapatan. Tapi membayar langsung ke Rekening Kas Daerah, dan itu diperbolehkan secara aturan,” ujar Kabid PAD DPPKAD Kota Bima, Fajaruddin, Rabu (6/1).

Namun, bukti pembayaran pajak hiburan melalui Bank NTB hingga kini belum diserahkan kepada pihaknya. Sehingga, apakah Pink Studio sudah membayar pajak hiburan atau belum belum di tahu pasti.

“Hari ini kami akan ke Bank NTB, untuk memastikan apakah Pink Studio sudah membayar pajak hiburan atau belum,” bebernya.

Fajarudin menjelaskan, mengenai pajak hiburan 10 persen, harus dilihat berdasarkan kontrak kerja dengan pihak Tiga Rambu selaku penyedia artis. Juga berapa jumlah total tiket konser yang laku terjual, sehingga bisa diketahui berapa setoran PAD yang diperoleh Kota Bima.

“Hari ini juga petugas akan mendatangi Pink Studio, meminta salinan kontrak kerja dan berapa jumlah total tiket yang laku terjual. Sehingga pajak hiburan bisa kami tentukan berapa besar jumlahnya, dan langsung masuk di kas daerah,” imbuhnya.

Ia menegaskan, bila dalam penelusuran pihaknya kepada Bank yang telah ditunjuk, namun Pink Studio belum juga membayar pajak hiburan. Maka tetap akan menjadi hutang pada Pemerintah Kota Bima. Untuk itu pihaknya tetap akan menagih sampai pajak dibayar.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. wkwkwkwkw. iyoo ee nami pa mancara
    ngomi doho pa ma ncichi ncauu ee, sudah bayar pajak anda hidup di indonesia?
    besok datangkan ariel noah, sebelum kita datangkan tolong surat pemberitahuan nya mas brp persen dan data tiket terjual serahkan ke siapa? di bayarkan kepada siapa ?

    Seperti paruga nae, kami bayarkan 10jt di bagian umum kota bima,
    Lapangan atletik mangge maci kami bayarkan ke bagian umum 15jt
    Pajak PPH 10% PPN 10% urusan dapur kami dengan pihak vendor production dan artist talent. Surat Surat yang ada di pink studios semua nya rahasia dapur prusahaan kami. karna kami adalah event planner, event organizer, jadi mboto mboto maav tidak bisa kami serahkan. lain kali kasi tau dari awal dulu.

  2. pertama kali pemerintah ribut masalah acara,Hahaha banyak penyelenggara tidak bayar pajak hiburan kenapa tidak di ributkan ?
    hebat pink studios buat media dan pemerintah menyorot pertama kali, yang dulu itu masalah dengan eo timur penampilan dancer bikini, sekarang nggak bayar pajak saya punya eo juga tapi tidak pernah di datangin pihak DPPKAD kenapa ya? apa karna pink studios itu anak-anak pejabat semua lalo di sorot begitu ? eo saya disorot juga lah, walaupun cuma bisa buat biola ketipu, hahahah

  3. pink studios jangan pedulikan omongan orang yang kurang mampu bekerja dengan benar dan baik mereka semua hanya penjilat yg mencari makan dengan menjatuhkan nama orang lain, makan dari duit haram fitnah jadah

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *