Pelaku Pembacokan Rhoma Irama Ditangkap

Kabupaten Bima, Kahaba.- Upaya Polres Bima Kota mencari dan menangkap pelaku pembacokan Rhoma Irama, mahasiswa STKIP Bima akhirnya membuahkan hasil. Setelah lima hari pasca kejadian, pelaku akhirnya di tangkap di Wilayah Kecamatan Sape, Senin (11) sekitar pukul 05.00 dini hari. (Baca. Dibacok, Rhoma Irama Kritis)

Pelaku pembacokan Rhoma Irama saat diamankan di Polres Bima Kota.

Pelaku pembacokan Rhoma Irama saat diamankan di Polres Bima Kota.

Proses penangkapan berawal dari hasil kerja sama antara pihak Kepolisian dan keluarga tersangka. Setelah melakukan penyisiran diberbagai area pegunungan selama dua hari, tersangka berhasil diamankan, dan langsung di bawa kebagian Reskrim Polres Bima Kota. (Baca. Korban Pembacokan, Rhoma Irama Meninggal Dunia)

Kapolres Bima Kota, AKBP. Ahmad Nurman Ismail, SIK saat dikonfirmasi mengatakan, penangkapan dua tersangka pembacokan berawal dari kerja sama dengan pihak keluarga. Melalui komunikasi yang intensif, dan meminta kepada pelaku untuk segera menyerahkan diri, akhirnya tersangka dapat diamankan. (Baca. Rhoma Tewas, Masyarakat Diminta Tidak Terprovokasi)

 “Saat ditangkap tidak ada perlawanan. Tersangka berinisial A dan J. Keduanya berasal dari Desa Parangina dan Desa Rai Oi Kecamatan Sape,” sebutnya.

Kata dia, untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan kedua pelaku, pihaknya belum bisa memberikan keterangan, karena akan menunggu hasil pemeriksaan.

“yang jelas kasus ini akan kami kembangkan semaksimal mungkin untuk mendapatkan motif dan keterlibatan tersangka lain,” katanya.

*Deno

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Syukurin , makanya jadi org jangan sok”an . Mahasiswa apaan tuh yg gk punya moral , pecuma aja loe kuliah tapi otak loe kaga pernah dipake ..!! Loe kira nyawa org seharga 1 bungkus permen apa seanaknya loe ngilangin nyaw orang , gue doa’in loe membusuk dipenjara biar loe ngerasain penderitaan keluarga alm.oman gara” loe2 harapan org tua oman hancur bekeping” . Loe2 tuh cuma bisa nyusahin org tua loe2 doang , org tua dah capek2 cari uang buat kuliah loe2 pada eh loe2 pada malah bnyak tingkah..!

  2. Bersabar ajha amaniaaaa doho…sbnrx merasa kasian jg sama kalian berduan namun lebih kasian sama korbannya..kalian sllu mengikutin amarah syaithoan tampa mengingat allah.sayaa yakiiin betapa sedihx orang tua kalian memikirkan nasibx.apakah kalian tidak sadar bahwa tangisan kesedihan menyelimutin diri orng tuannya.tak .??? orng tua yg ingin melihat anakx menderita tp karna kalian tak sadar apa yg mnjadi perjuangan orang tuannya.dan sy yakin dlm hati kalian terucap kata MENYESAL namun itu sudah terlambat saudara2ku.bayangkan orng tua korban mngkin sampai skrang ketenangan jiwan dan ragax blm kembali normal.semoga kalian sehat sllu dlm menghadapi hukuman yg di depan mata.

  3. Ncuhimbojo

    Preman kampus vs preman kampuss! Oman mati bukan karena tanpa alasan.. Ingattt!! Ada asap ada api.. Mungkin kelakuan premanisme semasa hidup si oman udah ga di tolerir oleh teman preman dr bima laen!!

    • Saudaraku segala sesuatu yg terjadi tak mungkin tampa sebab.itu smua krna .??? sebabx namun sebagai pemikiran intelektual bukan hal yg wajar yg di lakukan oleh kedua pelaku tersebut.di manakah letak jiwa juga nuranix sebagai anak bangsa yg berjiwa kritis.katax kuliah namun tdk .??? pemikiran yg idealisme yg sehat.

  4. Reza

    Ncuhi mbozo : bune si nggahi tetangga saya doho ke…. “wa’u ra bini kelo na…”
    Sy bertanya kok bisa bini kelo..?? Emangnya apa aja yg diperbuat…?? Ohh dia preman, kok bisa ada preman di kampus…???

  5. Reza

    Ncuhi mbozo : bune si nggahi tetangga saya doho ke…. “wa’u ra bini kelo na…”
    Sy bertanya kok bisa bini kelo..?? Emangnya apa aja yg diperbuat…?? Ohh dia preman, kok bisa ada preman di kampus…???

  6. Ibu nur aini,,gk sah sok bhs intelektual,,kbnykan orang di kmpus tuh selamatan syukuran buat korban,saking senang nya mreka,brhubung gk kliatan aja,km lom tau gmn si korbam,coba km kuliah di stu di makan ma korban,si korban. Tuh dah bnyk mkan korban,sampe dosen pun sring di todong pake rakitan,si korban dah terkenal di kmpus tuh,,bener kata reza,,,dah bini kelo na,

    Ibu nur aini,,,gk sah hujat pelaku dngn omongan ky gtu,,,orang sape klau gk di colek duluan gk bklan goyang,tuh lah orang sape,klau dah goyang siap” aja kuburan mu,,,,manteeeeeppp sape,,,prtahankan nyali klian sbg ank sape,,,,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *