Minta Faruk Dikembalikan, Warga Sarae Datangi Dewan

Kota Bima, Kahaba.- Puluhan warga Kelurahan Sarae mendatangi kantor DPRD Kota Bima, Kamis (14/1. Mereka meminta kepada Wakil Rakyat nya untuk turut membantu sikap masyarakat Sarae yang masih menginginkan A. Faruk kembali menjadi Lurah Sarae. (Baca. Tidak Terima Lurah Sarae Dirotasi, Warga ‘Serang’ Kantor Walikota)

Warga Kelurahan Sarae saat audiens dengan Ketua DPRD Kota Bima. Foto: Erick

Warga Kelurahan Sarae saat audiens dengan Ketua DPRD Kota Bima. Foto: Erick

Kedatangan masyarakat diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Bima Feri Sofyan dan sejumlah anggota disalah satu ruang rapat setempat.

Abdul Haris, Koordinator masyarakat mengatakan, kedatangan mereka guna meminta agar A. Faruk dikembalikan menjadi Lurah Sarae. Meskipun anggota dewan tidak mempunyai wewenang dalam melakukan rotasi, mutasi dan promosi, tapi setidaknya Wakil Rakyat mereka memperjuangkan aspirasi warga Sarae. (Baca. Warga Sarae Segel Kantor Lurah, Pelayanan Lumpuh)

“Tentu dengan komunikasi dengan Walikota Bima, DPRD Kota Bima bisa meminta A. Faruk kembali menjadi Lurah Sarae,” ujar.

Kata dia, A. Faruk sangat cocok menjadi Lurah Sarae, karena selama menjabat dapat merubah pola pikir warga untuk lebih maju, tertib, aman dan mandiri. Disamping itu, sikap Lurah yang memiliki jiwa sosial tinggi, pendekatan dengan warga terjalin dengan harmonis dan dilengkapi dengan sikap tegas dalam menangani berbagai masalah sosial.

Selama satu tahun menjabat, sambungnya, Kelurahan Sarae banyak mengalami perubahan. Seperti keamanan dan Kamtibmas Lingkungan terjaga dengan baik, hubungan psikologis dengan masyarakat sudah seperti saudara dan berpegang teguh terhadap prinsip. Ditambah dengan program yang telah tersusun bersama masyarakat pada tahun 2014 kemarin, hanya dapat dijalankan bersama A. Faruk. (Baca. Reaksi Warga Kelurahan Sarae Dinilai Berlebihan)

“Warga Kelurahan Sarae masih merindukan sosok kepemimpinan pemimpin seperti A. Faruk, yang senantiasa mengayomi, mengarahkan dan membimbing ke arah yang lebih baik. Berdasarkan penilaian inilah, kami meminta bapak Ketua Dewan untuk memperjuangkan aspirasi ini untuk disampaikan kepada Bapak Walikota Bima, agar bisa mengembalikan A. Faruk,” pintanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bima Feri Sofyan mengaku paham dengan ekdatangan warga Kelurahan Sarae. Sebab mereka dinilai begitu mendambakan Lurah lama menjadi Lurah Sarae kembali. Apalagi masyarakat menganggap A. Faruk bagian dari denyut nadi, yang tidak bisa dipisahkan, sehingga masih belum bisa menerima keputusan pindah.

“Meskipun rotasi, mutasi dan promosi hak prerogatif kepala daerah, namun warga diminta untuk tetap bersabar. Sembari melihat kinerja lurah baru. Jika tidak ada perubahan dan atau menurun kinerjanya, warga bisa meminta kembali kepada Walikota Bima, untuk meminta A. Faruk menjabat kembali,” jelasnya.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *