Siswa SD Temukan Orok di Jembatan Kodo

Kota Bima, Kahaba.- Dua orang siswa SD 47 Kota Bima menemukan jasad orok di sebelah Timur jembatan Kodo di jalan Lintas Bima-Sape. Jasad ditemukan dalam kondisi terbungkus plastikdan mengeluarkan aroma tidak sedap.

Ilustrasi

Ilustrasi

Menurut informasi yang dihimpun Kahaba, awalnya dua siswa tersebut masing – masing Intan (12) dan Ningsih (12) yang juga asal Lingkungan Kodo Satu Kelurahan Kodo melintas di lokasi dan melihat bungkus plastik putih. Waktu itu, hanya memeriksa sekilas.

Kemudian pada hari Kamis (14/1) pukul 12.00 Wita, kedua siswi bersama temannya merasa penasaran dengan isi plastik tersebut. Saat itu juga coba membuka dengan mengorek apa isi plastik dan menemukan jasad orok yang diidentifikasi berjenis kelamin perempuan.

Kapolsek Rasanae Timur, IPTU Hasnun, Kamis (14/1) saat dikonfirmasi membenarkan penemuan orok tersebut oleh siswa SD. Setelah diperiksa kondisi plastik yang sudah rusak, kaki orok keluar bersamaan dengan darah. “Saat itu siswa langsung meginformasikan ke warga sekitar,” ujarnya.

Kata Hasnun, Anggota Polsek Rasanae Timur berserta anggota identifiksi Polres Bima Kota kemudian melakukan olah TKP. Orok tersebut pun dibawa ke RSUD Bima untuk diperiksa lebih lanjut.

“Orok tersebut di kubur di TPU Melurahan Kodo, disaksikan oleh Camat dan Lurah setempat. “Sampai saat ini, kami masih menyelidiki kasusnya,” kata Hasnun.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *