Polisi Razia Sajam dan Senpi di STKIP Bima

Kota Bima, Kahaba.- Jajaran Polres Bima Kota dan Lembaga STKIP Bima, Senin (18/1) menggelar razia Senjata Tajam (Sajam) dan Senjata Api (Senpi) bagi mahasiswa kampus setempat. Razia tersebut dilaksanakan guna mengantisipasi beredarnya Sajam dan Senpi di STKIP Bima, pasca kejadian pembacokan.

Polisi saat memeriksa motor mahasiswa STKIP Bima. Foto: Deno

Polisi saat memeriksa motor mahasiswa STKIP Bima. Foto: Deno

Razia itu dilakukan tepat pada hari pertama aktifnya perkuliahan, setelah diliburkan selama dua pekan pasca tewasnya Rhoma Irama, mahasiswa setempat, karena di bacok.

Pantauan Kahaba, sebanyak 82 personil Polisi disiagakan di gerbang masuk kampus setempat. Satu persatu mahasiswa diperiksa. Tidak saja tas mahasiswa yang diperiksa, kendaraan roda dua yang dibawa serta masuk ke tempat parkir kampus juga tak luput dari pemeriksaan. Hasilnya, polisi tidak menemukan Sajam dan Senpi.

Ketua yayasan STKIP Bima, H. Mustamin yang ditemui di ruanganya mengatakan, razia tersebut sebagai bentuk sikapnya untuk mengamankan proses Ujian Semester hingga tanggal 26 Januari nanti.

“Untuk menjamin keamanan kampus dari Sajam dan Senpi, sengaja kami bersurat kepada Polisi dan meminta kesediaannya untuk menggelar razia didepan gerbang kampus,” ujarnya.

Kata dia, kejadian pembacokan tersebut cukup menjadi pelajaran bagi STKIP Bima. Karena sejatinya Kampus merupakan wadah untuk mempertajam kecerdasan, mengasah kemampuan, membentuk pribadi yang dewasa, bukan wadah untuk mengadu fisik.

“Untuk itu kedepanya kami akan melakukan razia terhadap seluruh sekretariat UKM yang berada di wilayah kampus STKIP Bima,” katanya.

Sementara itu, Kabag OPS Polres Bima Kota, Kompol Moendra WDW, yang ditemui di Kampus STKIP Bima menuturkan, razia tersebut dilakukan atas permintaan Lembaga STKIP Bima, terhitung mulai hari ini sampai tanggal 26 Januari.

“Pemeriksaan hanya di gerbang Kampus. Untuk sementara kami tidak diporbolehkan masuk di dalam ruangan Kampus dengan Seragam Kepolisian. Tapi jika Kampus meminta untuk kami razia diseluruh Secretariat UKM yang ada, kami siap untuk membantu,” ucapnya.

*Deno

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *