Seleksi 7 Desa Bermasalah, BPMDes Akan Dipanggil

Kabupaten Bima, Kahaba.- Komisi I DPRD Kabupaten Bima berencana akan segera memanggil Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMDes). Pemanggilan itu menindaklanjuti pengaduan sejumlah masyarakat dari 7 desa di Kecamatan Sape terkait indikasi kecurangan dalam seleksi Sekretaris Desa (Sekdes) dan Kaur. (Baca. Peserta Tes Sekdes dan Kaur Minta Ujian Ulang)

Ketua Komisi I, Sulaiman MT saat menunjukan laporan aduan tertulis seleksi Sekdes dan Kaur 7 Desa di Kecamatan Sape. Foto: Ady

Ketua Komisi I, Sulaiman MT saat menunjukan laporan aduan tertulis seleksi Sekdes dan Kaur 7 Desa di Kecamatan Sape. Foto: Ady

“Ada 7 tujuh desa yang dilaporkan kepada kami terindikasi bermasalah. Yakni Desa Jia, Parangina, Nae, Rasabaou, Naru Barat, Oi Maci dan Baju Pulo Kecamatan Sape,” terang Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bima, Sulaiman MT usai menerima masyarakat, Selasa (19/1).

Sulaiman mengungkapkan, berdasarkan pengaduan secara lisan maupun tertulis dari masyarakat menyebutkan bahwa hasil seleksi Sekdes dan Kaur 7 desa tersebut terdapat kejanggalan.

“Salah satunya soal yang dibuat panitia dari BPMDes tidak nyambung dengan kunci jawaban, meski itu hanya beberapa nomor,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya akan segera memanggil BPMDes untuk meminta klarifikasi terkait persoalan tersebut. Apabila BPMDes membenarkan seperti penjelasan masyarakat, maka tidak menutup kemungkinan Komisi I akan mengeluarkan rekomendasi untuk menunda pelantikan.

“Tuntutan masyarakat hanya satu, yakni pembatalan hasil ujian yang dilaksanakan pada Kamis 14 Januari 2014 lalu. Tapi kita akan dengar dulu penjelasa BPMDes nanti,” ujarnya.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *