Warga Lanta Korban Penembakan Salah Sasaran

Kota Bima, Kahaba.- Aksi penembakan dari orang yang tidak dikenal menimpa Abdul Rahim (24) warga Desa Lanta Kecamatan Lambu Minggu (18/6) sore. Akibat insiden yang diduga bermotivasi balas dendam yang salah sasaran itu, Rahim harus dirawat intensif di RSUD Bima karena paha kanannya luka parah tertembus peluru.

Aksi penembakan

Ilustrasi

Ditemui wartawan di Sal Bedah Pria RSUD Bima, Abdul Rahim sedikit demi sedikit mulai menuturkan kronologis penembakan atas dirinya. Hari Minggu (18/6) pukul 14.00 itu dia sedang duduk dengan adiknya di depan rumah. Tiba-tiba saja dia didatangi oleh enam orang pria yang tak ia kenal sebelumnya. Tanpa banyak bercakap, salah seorang dari mereka lalu menembak paha kanannya. “Mereka datang langsung menembak saya. Ke enam orang itu tak satupun yang saya kenal,” ujarnya.

Mengenai sebab musabab penembakan, Abdul Rahim tak berani banyak berspekulasi. Seingatnya dia tidak pernah memiliki masalah dengan siapapun sebelumnya. Dia menduga, didatangi ke-enam pria itu karena dikira membacok seseorang tiga bulan yang lalu. “Mereka mungkin salah orang. Pelaku yang membacok itu bukan saya, tapi orang lain,” ujarnya.

Karena kejadian itu, Abdul Rahim lalu dilarikan ke Puskesmas setempat. Karena luka yang diderita cukup parah, akhirnya korban selanjutnya dirujuk ke RSUD Bima untuk mendapatkan perawatan intensif.  A Junaidin yang mewakili dari pihak keluarga korban belum melaporkan kejadian itu ke pihak yang berwajib. Dirinya memilih untuk menunggu kedatangan kepala Desa setempat, untuk menentukan langkah apa yang harus dilakukannya.

Kasat Reskrim Polres Bima Kota, IPTU. Welman Feri yang berusaha di konfirmasi kejadian itu enggan berkomentar. Dia menyarankan untuk bertanya langsung ke atasannya. Sementara itu, Kapolres Bima Kota yang berusaha di temui, gagal. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *