BKD Bina Peningkatan Disiplin ASN Lingkup Pemkot Bima

Kota Bima, Kahaba.- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bima melaksanakan pembinaan peningkatan disiplin Aparatur (ASN) lingkup Pemerintah Kota Bima, di Aula Kantor Camat Rasanae Barat, Kamis (21/01).

Wawali Bima saat memberikan arahan pada acara Bina Peningkatan Disiplin ASN Lingkup Pemkot Bima. Foto: Hum

Wawali Bima saat memberikan arahan pada acara Bina Peningkatan Disiplin ASN Lingkup Pemkot Bima. Foto: Hum

Pembinaan diikuti 46 peserta mulai dari Camat, Lurah dan seluruh pejabat struktural IV di lingkup Kecamatan Rasana’e Barat. Kegiatan pembinaan dibuka Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin.

Kepala BKD Kota Bima H. Supratman dalam laporannya menyampaikan, kegiatan pembinaan dilaksanakan guna meningkatkan pemahaman tupoksi ASN, peningkatan disiplin dan pembinaan secara berjenjang, dalam rangka peningkatan kinerja ASN. “Kegiatan ini akan dilaksanakan di 5 Kecamatan sesuai dengan waktu yang telah dijadwalkan,” ujarnya melalui siaran Pers yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Ihya Ghazali.

Sementara itu, Wakil Walikota Bima menyampaikan, aparatur adalah pelayan masyarakat. Jika ungkapan ini diletakkan sesuai dengan porsi yang sebenarnya, maka semua tentunya akan terpacu dan secara nyata mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Dalam setiap kebijakan yang diambil selalu diperlukan penyesuaian, demikian pula dengan apa yang saat ini sedang kita terapkan dalam rangka peningkatan kinerja aparatur. Jika tidak kita mulai dari sekarang, kapan lagi. Dan dalam perjalanannya penyempurnaan akan terus dilakukan, dengan tujuan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” jelasnya.

Kata dia, Lurah adalah ujung tombak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Diharapkan Lurah dapat peka dan empati terhadap kebutuhan masyarakat. Diajaknya pula agar Lurah dapat meningkatkan disiplin, dan lebih banyak berkomunikasi dengan masyarakat, dengan demikian para lurah akan dapat memahami dan mengerti denyut nadi masyarakatnya.

‘Tumbuhkan kecintaan masyarakat, bangun komunikasi yang baik, ikhlas dalam bekerja maka kita dapat rasakan denyut nadi masyarakat,” ajaknya.

Menurutnya, penilaian kinerja secara berjenjang dapat dijadikan evaluasi dalam pemberian reward dan punisment. “Ini menjadi tugas kita bersama dibawah pengawalan BKD sebagai leading sector,” tambahnya.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. bicara aparaturrrrrr penenpatan aparatur aja pak wakil tidak paham… percuma mau bicara PNS bapak urus politik aja… masa TU smea jadi kepala Bappeda… TU smea jadi keuangan… g usah bicara udah pada tau… siapa yang ada uang dan kedekatan kekeluargaan bisa jadi di atas… klo yg pintar maafff g ada kedekatan yg utama uang… ya g bisa naikkkk………………….. yang nyata2 bnyk kasus aja bisa naik… pak Wakil aja tau siapa aja… ya Pak wakil semoga jadi pelajaran klo bicara PNS jgn kaya kak nya he……………………….

  2. klo moral rata2 kepala dinas KOTA BIma sehhhhh bnyk yg bermasalah…………………. saudara pak wakil aja nikah berapa kali bisa jadi kepala dinas…. kepala dinas yg pernah hamilin orang ada.. yang istri bnyk ada… emang pak wakil g tau atau pura2 g tau…. itu tindak dulu baru bicara aturan….. jelas udah langgar bisa juga jadi kepala dinas… udah pada totollllllll inhhh KOTA BIMA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *