Polres Bima Galakkan Program Peduli Pelajar

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sebagai upaya antisipasi dini berbagai bentuk tindakan pelanggaran hukum, jajaran Polres Bima Kabupaten menargetkan para pelajar untuk diberi penyuluhan. Gerakan penyadaran hukum usia dini diberi tajuk Polres Peduli Pelajar.

Kapolres Bima, AKBP Gatut Kurniadin.

Kapolres Bima, AKBP Gatut Kurniadin.

“Agenda ini sudah mulai kita jalankan dan menargetkan para pelajar SMP dan SMA di wilayah hukum Polres Bima Kabupaten,” jelas Kapolres Bima Kabupaten, AKBP Gatut Kurniadin, Rabu (3/2) siang.

Diakuinya, sudah beberapa sekolah telah disasar oleh Polres Bima Kabupaten. Bentuk penyadaran hukum dilakukan dengan memberikan penyuluhan pada saat upacara bendera setiap Senin. Atas kerjasama dan koordinasi dengan pihak sekolah, perwakilan Kepolisian ditunjuk menjadi Inspektur Upacara.

“Kita juga menginstruksikan semua Babinkamtibmas dan Polsek untuk terlibat memberikan pencerahan hukum kepada pelajar setiap Jum’at,” ujarnya.

Materi yang disampaikan pada saat sosialisasi, mulai dari bahaya narkoba, minuman keras, judi, perkelahian, tawuran, pelanggaran lalulintas dan berbagai tindak pelanggaran hukum lainnya.

“Tujuan utama kami adalah pembinaan moral, karakter, perilaku dan akhlak. Ini sejalan dengan gerakan revolusi mental dan program nawacita yang digaungkan Pemerintah Indonesia,” kata Kapolres.

Mengapa harus menargetkan pelajar ? Menurut Kapolres, tren kasus kejahatan dan tindak pelanggaran hukum lainnya saat ini telah didominasi anak di bawah umur dan usia pelajar. Sehingga upaya penyelamatan generasi muda harus dilakukan agar tidak semakin dieksploitasi oleh oknum pelaku kejahatan.

“Kita tidak ingin hanya memberantas, tetapi upaya pencegahan dini harus kita lakukan. InshaAllah kita niatkan program peduli pelajar ini menjadi program jangka panjang dan berkelanjutan,” tuturnya.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *