SGI Sosialisasi Bela Negara di SMPN 3 Madapangga

Kabupaten Bima, Kahaba.- Jajaran Serikat Guru Indonesia (SGI) Cabang Bima melaksanakan sosialisasi bela negara sekaligus kunjungan silaturrahmi di SMP Negeri 3 Madapangga, kemarin. Kegiatan itu merupakan wujud tanggungjawab SGI dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme sejak dini kepada para pelajar.

Sosialisasi SGI bela negara. Foto: Ady

Sosialisasi SGI bela negara. Foto: Ady

Ketua Umum SGI Kabupaten Bima, Fahmi Hatib mengatakan, nilai bela negara harus ditanamkan pada pelajar agar semakin mencintai bangsa dan negara. Wujud bela negara dapat diimplementasikan dalam berbagai bentuk.

Seperti cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, yakin akan pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban, melestarikan budaya, belajar dengan rajin, dan taat akan hukum dan aturan.

“Penanaman nilai bela negara ini penting dilakukan kepada para pelajar. Dengan harapan, rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap negara tertanam sejak usia dini,” jelas Fahmi Hatib melalui siaran pers kepada kahaba.net.

Sekretaris SGI Kabupaten Bima, Eka Ilham menambahkan, disamping sosialisasi bela negara, pihaknya juga melaksanakan sosialisasi terkait keberadaan SGI Kabupaten Bima sekaligus perekrutan Anggota SGI.

Ditempat yang sama, Koordinator SGI Madapangga, Nukman HMT mengapresiasi hadirnya pengurus daerah SGI Kabupaten Bima di SMP Negeri 3 Madapangga. Dia berharap, kegiatan serupa bisa dilaksanakan di sekolah lainnya.

Sementara itu, Wakasek SMP Negeri 3 Madapangga, Aswad berterimakasih atas niat baik SGI memberikan semangat kepada siswa, guru dan staf SMP Negeri 3 Madapangga untuk mengenang kembali arti pentingnya bela negara.

“Bela negara ini adalah tugas dan tanggungjawab seluruh WNI. Sejatinya, kita harus terus memupuknya agar semakin cinta terhadap tanah air,” tambahnya.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *