Polisi Dibacok Warga

Kabupaten Bima, Kahaba.- Apes menimpa Salahudin, polisi yang bertugas sebagai Babinkamtibmas di wilayah Desa Buncu Kecamatan Sape. Pria tersebut dibacok warga, Sabtu (13/2), saat melerai kelompok warga yang terlibat pertikaian usai insiden pencurian ternak.

Ilustrasi

Ilustrasi

Polisi tersebut pun mengalami luka bacok dibagian punggung kiri. Saat ini Salahudin masih dirawat di RSUD Bima, untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolres Bima Kota, AKBP. Ahmad Nurman Ismail yang di temui di ruangan Kabag Ops setempat membenarkan, anak buahnya dibacok oleh warga. Saat itu juga, Salahudin menembak warga tersebut, karena merasa terancam.

Diceritakannya, insiden tersebut bermula saat aksi pencurian ternak di wilayah Desa Buncu. Karena kepergok warga, pelaku pencurian akhirnya melarikan diri dan meninggalkan ternak serta sepeda motornya.

“Warga yang kesal dengan ulah pencuri, akhirnya melampiaskan kemarahan dengan membakar motor pelaku,” ujarnya.

Setelah kejadian tersebut, sambung Nurman, datanglah saudara IK (27), yang tidak jelas motif kedatangannya, kemudian mencari IL, warga yang diduga terlibat membakar kendaran pelaku. Kehadiran IK dan rekan-rekannya pun diketahui oleh kepala Desa setempat.

“Untuk mengantisipasi meluasnya masalah itu, Kepala Desa lalu menelpon Salahudin, yang bertugas sebagai Babinkamtibmas  di daerah tersebut,” katanya.

Hendak melerai aksi penyerangan yang dilakukan IK dan rekan – rekannya, Salahudin pun memeluk IL dan membelakangi IK. Saat itu juga IK menghunus pedang dengan maksud membacok IL. Ternyata, pedang justeru menyasar di bagian punggung kiri Salahudin.

Karena kondisi waktu itu terancam, Salahudin kemudian mengeluarkan tembakan ke arah IK sebanyak dua kali dan mengenai bagian perut. “IK ditembak kemudian terkapar. Saat ini Korban dan pelaku dirawat di RSUD Bima,” ucapnya.

Ditanya peran IK dan rekan – rekannya, Nurman mengaku masih dalam proses penyelidikan. Sebab hingga saat ini belum diketahui pasti, apakah IK dan rekan – rekannya terlibat dalam aksi pencurian ternak tersebut.

*Deno

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *