Sertijab, Titik Awal Dinda – Dahlan Berjuang Bangun Bima

Kabupaten Bima, Kahaba.- Saat menyampaikan sambutan pada acara Serah Terima Jabatan (Sertijab), Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri menyadari jika acara Sertijab tersebut menjadi titik awal untuk dirinya dan Wakil Bupati Bima Dahlan M. Noer untuk membangun Bima.

Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri menyampaikan sambutan saat aSertijab Jabatan Bupati Bima. Foto: Bin

Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri menyampaikan sambutan saat aSertijab Jabatan Bupati Bima. Foto: Bin

“Sertijab ini menjadi titik awal kami untuk terus berjuang, bekerja keras membangun daerah dan seluruh rakyat Kabupaten Bima serta visi Kabupaten Bima yang aman,” ujarnya.

Ia menyadari, mustahil ingin mewujudkan itu bila tidak ada dukungan penuh dan kekompakan jajaran aparatur Pemerintah, terutama para pimpinan SKPD dan pejabat eselon dibawahnya serta seluruh masyarakat Kabupaten Bima.

Mewujudkan Kabupaten Bima yang ramah, kata dia, semua harus bersatu padu. Segala perbedaan, dan silang pendapat sudah waktunya untuk diakhiri. Sejak dilantik dan menjadi pemimpin di Kabupaten Bima, maka ia dan Wakil Bupati Bima bertanggungjawab atas kesejahteraan seluruh rakyat Kabupaten Bima, tanpa terkecuali.

“Tugas kami berdua sekarang merangkul seluruh elemen, untuk sama – sama berpikir dan berbuat mensejahterahkan rakyat Kabupaten Bima,” katanya.

Dinda, begitu biasa dia disapa, juga mengajak seluruh elemen mulai membangun Dana Mbojo (Tanah Bima) ini dengan hati yang ikhlas. Implementasinya yakni cambuk diri agar tetap semangat terus bekerja.

“Mari kita bekerja bersama, kita ikhtiarkan untuk membangun daerah dan rakyat Kabupaten Bima,” ajaknya.

Pada kesempatan itu, Dinda juga menyampaikan ucapan terimakasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mensukseskan penyelenggaraan Pilkada. Jika tidak adanya kerja keras dari KPU, Panwaslu, Polisi dan TNI serta masyarakat, maka Pilkada aman dan damai serta begitu membanggakan tidak akan mudah diraih.

“Pilkada langsung selama tiga kali di Kabupaten Bima, Pilkada ini yang benar – benar aman. Bapak Penjabat Bupati Bima juga telah berhasil mengeluarkan predikat Bima sebagai zona merah, dan yang paling dikhawatirkan terjadi konflik,” tuturnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. mumatelo alias Abdul Talib Yunus, SE.MM

    Ass. Alaikum Ibu Dinda Putri Damayanti ( Bupati Bima ) Ketua Golkarmengikuti perjalanan Ibu Dinda Damayanti Mulai dar awal sebagai pendamping Bapak Bupati alm Feri Zulkarnain dan Ibu Dinda Anggota DPRD BIma, kemudian menjadi ketua golkar Kabupaten Bima, seuanya dapat berjalan dengan baik dan mencapai kesuksesan. kemudian ketika Ibu Dinda ingin mencalonkan diri menjadi calon Bupati Bima, mak saya pernah melihat tanda-tanda tentang kemenangan Ibu Dinda : tanda-tanda tersebut kami lihat dalam suatu mimpi, bahwa Ibu Dinda pernah menjadi calon Gubernur Bima atau Sumbawa, bahkan kami sendiri pernah bersurat langsung kepada Ibu Dinda melalui anak mahasiswa makassar asal bima atas nama Istara, dan Istara tersebut sudah menjadi sarjana. apakah surat tersebut sampai atau tidak, wallahu alam, inti dari surat saya merespon dan mendorong Ibu Dinda untuk membawa Bima menjadi maju, mandiri, dihargai/dihormati. Tindakan Ibu Dinda setelah beliau menang dan menjadi Bupati Bima memang harus merangkul semua elemen masyarakat yang mungkin dulu pernah menjadi lawan dalam pemilu yang lalu, tetapi sekarang mereka semua adalah masyarakat Bima semua yang perlu mendapat perhatian dari sang Bupatinya. mudah-mudahan dalam kepemimpinan Ibu Dinda sekarang dan yang akan datang dapat berjalan dengan baik dan sempurna. namun demikian kami sebagai anak Bima yang sudah pernah merasakan liku-liku kehidupan dirantauan Kota metropolitan Makassar, dan pernah menjadi anggota DPRD kota Makassar dan alumni LEMHANAS angkatan XVII tahun 2008, senantiasa mendukung perjuangan Ibu Dinda dan mimpi saya Ibu Dinda bisa terwujud menjadi calon gubernur Bima atau Sumbawa dan seterusnya benar-benar menjadi Gubernur. dalam pandangan saya semua itu tidak ada yang mustahil, asalkan Ibu Dinda dapat memperlihatkan kemajuan selama menjadi Bupati Bima. misalnya kemajuan dalam peningkatan PAD Bima 2,3 xlipat dari sekarang. caranya adalah tingkatkan produktivitas BUMD dan BUMDES serta Koperasi dengan manajemen profesional yang sering kami istilahkan improvi sasi strategis manajemen pengelolaan BUMD, BUMDES dan Koperasi. segala potensi yang ada di Bima harus dikelola dari bahan baku menjadi barang setengah jadi dan barang jadi, di eksport oleh BUMD dan kerja sama dengan Swasta, tetapi bukan dipercayakan sepenuhnya kepada swasta saja, justru BUMD, BUMDES dan Koperasi harus menjadi pelopor terdepan bagi kemajuan ekonomi daerah Kabupaten Bima. mungkin pada yang lain bisa sering lagi sama Ibu Dinda Kami siap kapan saja untuk kemajuan dan kemandirian Bima. mohon maaf atas komentas kami. alias Muma Telo atau Abdul Talib Yunus, SE. MM Dosen Ekonomi UMI Makassar. salam dari Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *