Pasar Raya Bima Kembali Ludes Terbakar

 

Kota Bima, Kahaba.- Satu blok pertokoan para pedagang di Pasar Raya Bima ludes  setelah kebakaran hebat melanda Kamis (28/6) malam. Kebakaran ini menyebabkan para pedagang yang memiliki sejumlah toko di lokasi menderita kerugian materi mencapai miliaran rupiah.  Api baru dapat dijinakkan setelah dua jam dan  hingga kini penyebab dan sumber kebakaran belum bisa diketahui.

Lokasi Kebakaran Pasar Raya Bima masih diberi garis pembatas oleh Kepolisian / Foto: Kahaba.info

Pantauan media ini di lokasi kejadian, sejumlah mobil pemadam milik Pemkot Bima dikerahkan untuk menjinakkan api. Untuk membantu upaya ini, sejumlah kendaraan pemadam milik Pemerintah Kabupaten Bima dan water canon milik kepolisian juga ikut membantu. Setelah lebih dari satu jam dilakukan usaha pemadaman akhirnya api dapat dikendalikan sehingga kebakaran tidak sampai melebar ke blok-blok lain yang berdekatan.

Berdasarkan data sementara, jumlah keseluruhan toko/kios yang terbakar mencapai 20 unit, dengan barang dagangan yang bervariasi mulai dari sembako, barang pecah belah dan pakaian (konveksi). Selain itu pada saat kejadian para pemilik toko juga terlihat panik karena sempat terjadi aksi penjarahan yang dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab. Syahbudin, salah satu pemilik toko yang diwawancarai Kahaba mengaku tidak tahu mengenai awal mula terjadinya kebakaran menimpa kiosnya. Dirinya tahu setelah sejumlah rekannya yang sesama pedagang menghubunginya. Mengenai kondisi barang-barang dagangan diakui Syahbudin tidak ada satupun yang dapat diselamatkan. Dirinya menaksir kerugian yang dia alami mencapai Rp. 100 juta.

Kepala Pasar Raya Bima, Syarifudin kepada wartawan mengungkapkan bahwa kondisi pasar menurutnya sangat kumuh dan semrawut sehingga menjadi sangat rentan akan terjadinya bencana kebakaran. Sambungnya lagi, kondisi tersebut juga dinilai cukup menyulitkan para petugas pemadam dalam melakukan pemadaman api. Dirinya mengaku baru mendengar peristiwa terbakarnya satu blok pasar tersebut setelah dihubungi oleh bawahannya beberapa saat setelah api membesar.

Mengais keberuntungan dibalik puing-puing kebakaran pasar raya Bima / Foto: Kahaba.info

Hingga Jumat pagi, lokasi kebakaran tersebut masih diberi garis pembatas oleh pihak kepolisian. Kendati demikian para pemilik toko dan sejumlah masyarakat yang didominasi anak-anak terlihat mengharap keberuntungan dengan mengais sisa-sisa barang yang terbakar untuk mencari dagangan yang masih bisa diselamatkan. Pihak kepolisian sendiri masih menunggu Tim Labfor Polda Bali untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). ”Kita tunggu saja tim Labfor,” ujar Kasar Reskrim Polres Bima-Kota, Iptu. Welman ketika ditemui wartawan.[BS]

 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *