Dinda-Dahlan Silaturahmi Dengan Dewan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bupati dan Wakil Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri dan Dahlan M. Noer mulai bekerja sebagai kepala daerah. Rangkaian agenda awal, seperti mengikuti kegiatan silaturahmi bersama anggota DPRD Kabupaten Bima.

Bupati dan Wakil Bupati Bima Dinda - Dahlan menyampaikan sambutan saat acara syukuran. Foto: Deno

Bupati dan Wakil Bupati Bima Dinda – Dahlan menyampaikan sambutan saat acara syukuran. Foto: Deno

Agenda yang dilaksanakan di aula sidang dewan, Sabtu (20/2) tersebut juga diahdiri seluruh anggota DPRD, kepala SKPD dan sejumlah Camat.

Ketua DPRD Kabupaten Bima, Murni Suciyati yang memimpin pertemuan tersebut lebih awal menyampaikan ucapan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Bima masa bhakti 2016-2021.

“Tahun ini menjadi sejarah baru, Kabupaten Bima dipimpin seorang perempuan dan satu-satunya kepala Daerah dalam sejarah Pilkada se Provinsi NTB. Semoga melalui tangan dingin dan keramahan seorang ibu, membawa kemajuan bagi Kabupaten Bima kedepan,” harapnya.

Kata dia, Kepala Daerah dan DPRD adalah mitra strategis dan pilar utama pemerintahan. Untuk itu, antara dua lembaga ini harus terus menjalin kerjasama yang baik, guna mengatasi berbagai  tantangan pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan.

“Semoga kita dapat terus bergandengan tangan, seiring sejalan membangun daerah,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri mengatakan, melalui momen silaturahmi tersebut, ia dan juga Wakil Bupati akan bekerja maksimal untuk Dana Mbojo. Akan banyak tantangan, rintangan kedepan, sehingga dibutuhkan kerja maksimal dalam membawa perubahan guna memajukan dan mensejahterakan masyarakat.

“Semua akan terwujud jika ada komunikasi yang baik antara eksekutif dan legislatif, sehingga arah pembangunan berjalan dengan baik,” imbuhnya.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *