Kepala BPBD Bantah Sunat Insentif TRC

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kepala BPBD Kabupaten Bima H. Sumarsono membantah adanya pemotongan insentif Tenaga Tim Reaksi cepat (TRC). Sebab, dana tersebut juga digunakan untuk menyiasati kebutuhan lain. (Baca. Oknum Pegawai BPBD Diduga Sunat Insentif TRC)

Kepala BPBD Kabupaten Bima H. Sumarsono. Foto: Bin

Kepala BPBD Kabupaten Bima H. Sumarsono. Foto: Bin

“Tidak benar itu. Kalau kita bilang, insentif itu uang capek, untuk tenaga TRC yang turun sesuai jumlah jadwal kegiatan,” jelasnya, saat ditemui Kahaba di ruangannya, Rabu (2/3).

Mengenai tanda tangan jumlah uang yang di terima Rp 800 ribu, dan hanya menerima sesuai Rp 300 ribu, diakuinya, dilakukan untuk upaya spekulasi pihaknya dalam pembagian secara merata bagi tenaga TRC. Karena dari seluruh anggota TRC juga banyak yang tidak turun lapangan.

“Uang TRC itu juga kami berikan untuk pegawai Desa dan Kecamatan yang ikut membantu kegiatan penanggulangan bencana,” ujarnya.

Pembagian itu, sambungnya, imemang tidak disosialisasikan ke anggota TRC, sehingga muncul protes. “Kami akan memanggil para TRC untuk memberikan pengertian,” katanya.

*Deno

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. Sandipanji40@gmail.com

    ha…………………………………………………………… ada aja …………….. sukur sampai ke orang2 yg bekerja, klo sampai ke orang yg tidak bekerja akan jadi belatung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *