Bupati Bima Minta Dukungan Ormas dan Perguruan Tinggi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri dan Wakil Bupati Bima Dahlan M. Noer, Kamis (10/3) silaturahmi dengan Jajaran Kementerian Agama Kabupaten Bima, Perguruan Tinggi dan Organisasi Islam se-Kabupaten Bima, di Aula Kantor Bupati Bima.

Bupati memberikan sambutan saat acara Silaturahmi dengan ormas dan Perguruan Tinggi. Foto: Hum

Bupati memberikan sambutan saat acara Silaturahmi dengan ormas dan Perguruan Tinggi. Foto: Hum

Pada kesempatan tersebut Bupati dan Wabup mengatakan,  diawal kepemimpinan perlu mendapatkan banyak masukan baik dari kalangan Kementerian Agama perguruan tinggi,  maupun organisasi Islam, agar dapat memenuhi harapan masyarakat.

Silaturahmi tersebut merupakan pertama kali dilaksanakan oleh Kepala Daerah, yang secara khusus mengundang para pimpinan organisasi keagamaan dan juga para pimpinan perguruan tinggi.

“Kami menyadari bahwa organisasi Islam dan juga perguruan tinggi di daerah ini memiliki peran yang strategis, sebagai jembatan informasi dari Pemerintah kepada umat Islam,” ujar Bupati Bima melalui siaran Pers yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima, M. Chandra Kusuma.

Peran tersebut tentu saja akan dapat berjalan dengan baik, bila terjalin hubungan silaturahmi yang baik antara Pemerintah Daerah dengan para pimpinan organisasi Islam. Dijelaskannya juga, untuk membangun Kabupaten Bima, diperlukan dukungan yang kuat baik dari SKPD maupun aparat keamanan agar kondisi keamanan yang ada tetap terjaga.

“Meskipun pelaksanaan Pilkada berjalan dengan aman dan tertib, namun situasi dan kondisi keamanan yang tercipta  harus lebih dipertahankan ditingkatkan. Untuk menjadikan daerah yang lebih aman lanjutnya, maka perlu pemikiran yang hebat untuk diterapkan dalam masyarakat,” urainya.

Sebagai kepala daerah yang dipilih langsung oleh rakyat, maka dirinya harus bergerak cepat menjabarkan visi dan misi karena rakyat tidak bisa menunggu lama pemerintah merealisasikan janji, baik pada sektor infrastruktur maupun sektor lainnya.

Sebagai kepala daerah perempuan pertama di NTB, ia juga berharap akan ada perubahan yang nyata dalam masa kepemimpinannya.  “Kami percaya bahwa mustahil bekerja sendiri tanpa dukungan pimpinan perguruan tinggi dan organisasi Islam,” ucapnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Dandim 1608/Bima, Kapolres Kabupaten Bima dan Kasat Bimas Polresta Bima.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *