Selamatkan Kuda, Warga Hanyut Terbawa Banjir

Kota Bima, Kahaba.- Malang menimpa Mustafa, warga Kelurahan Lelamase Kecamatan Rasanae Timur. Lelaki berusia 60 tahun ini hanyut terbawa banjir, Minggu (13/3) sekitar Pukul 15.30 Wita. Hingga sore tadi, belum diketahui bagaimana nasib korban apakah masih selamat atau tidak.

Warga saat memantau kemungkinan korban terseret di DAM Rabasalo Penatoi. Foto: Ady

Warga saat memantau kemungkinan korban terseret di DAM Rabasalo Penatoi. Foto: Ady

Sejumlah aparat Kepolisian dibantu Tim SAR, keluarga korban dan warga masih menyisir sepanjang aliran sungai. Menurut informasi dari aparat Kepolisian, korban hanyut dibawa banjir saat berusaha menyelamatkan kuda miliknya. Naas, usai kudanya berhasil dievakuasi korban malah terjatuh dan terseret arus.

“Kudanya selamat, tetapi pemiliknya yang terbawa arus. Saat ini kita belum mengetahui posisi korban. Semua masih menyisir aliran sungai,” kata salah seorang personil Polisi di lokasi pencarian Dam Raba Salo Kelurahan Penatoi.

Sementara itu, Lurah Lelamase, Jainal Abidin yang dihubungi mengaku masih melakukan pencarian terhadap korban. Pihaknya, bersama Kepolisian dan Tim Gabungan masih menyisir sepanjang aliran sungai.

“Korban belum ditemukan. Kita masih terus mencari keberadaannya dan belum bisa memastikan dalam kondisi selamat atau tidak,” jelasnya melalui telepon seluler.

Pantauan wartawan, puluhan aparat Kepolisian dan warga terlihat ramai di Dam Rabasalo Kelurahan Penatoi. Mereka bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan korban terseret dan tersangkut di lokasi setempat.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *